Bogor – Tomcat menyerang warga kompleks apartemen di Surabaya. Kemungkinan pemukiman itu dibangun di lokasi perkembangbiakan binatang ini. Sementara populasi kumbang meningkat menjelang berakhirnya musim hujan.

Secara ilmiah Tomcat sebenarnya jenis kumbang. Ia memiliki nama ilmiah Paederus fuscipes, Ordo Orthoptera dan Famili Staphylinidae. Dalam bahasa Inggrisnya disebut Rove Beetle atau kumbang penjelajah atau pengelana, karena selalu aktif berjalan-jalan. Lalu kenapa disebut Tomcat?

Guru Besar Entomologi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Ir. Aunu Rauf, M.Sc kepada Tempo Selasa 20 Maret 2012 mengatakan masyarakat menyebut Tomcat karena bentuknya sepintas seperti pesawat tempur Tomcat F-14. Tubuh kumbang ini ramping dan pada saat berjalan bagian belakang tubuhnya melengkung ke atas. Kumbang berukuran panjang 7-10 mm dan lebar 0.5-1.0 mm.

Kepalanya berwarna hitam, sayap berwarna biru kehitaman dan hanya menutupi bagian depan tubuh. Bagian toraks dan abdomen berwarna orange atau merah. Warna orange atau merah ini diduga sebagai sinyal bagi musuh-musuhnya (misalnya laba-laba) bahwa kumbang ini beracun dan harus dihindari.

Sumber: Tempo