Jakarta – Opera Mobile Store, toko aplikasi mobile kelima terbesar di dunia, mengumumkan pencapaian kunjungan pengunduh sejumlah 105 juta pengunjung per bulan di kuartal ke-4 2013.

Sebagai toko aplikasi antar platform, Opera Mobile Store mengalami pertumbuhan dalam 12 bulan terakhir, meningkat 172% sejak akhir 2012.

Opera Mobile Store saat ini menawarkan lebih dari 200.000 aplikasi mobile dan games antar platform termasuk di antaranya Android, Java, BlackBerry, Symbian dan iOS.

Toko aplikasi tersebut juga mengubah tampilan utamanya di penghujung 2013, dan mencatat rekor baru jumlah pengunjung yang mengunduh dan menggunakan aplikasi.

Beberapa peristiwa penting lain berkaitan dengan Opera Mobile Store di tahun 2013, yaitu:

-. Tiga negara terbesar berdasarkan pengguna Opera Mobile Store adalah India, Amerika Serikat (naik lima peringkat ke posisi ke-2) dan Indonesia.

-. Angka kunjungan halaman dan unduh di Opera Mobile Store masing-masing bertumbuh 250% dalam setahun. Opera Mobile Store memperoleh 1,7 kali lipat pengguna baru di tahun 2013 dari tahun sebelumnya. Selain itu, rasio kunjungan dibandingkan pengunduhan (visit-to-downloads ratio)juga meningkat 20%.

-. Pengguna Android bertumbuh signifikan di 2013, dengan angka unduh hampir setara dengan angka pengguna Java. Pengunduhan Aplikasi Android saat ini mencapai 42,7% — meningkat 16,8% dalam setahun.

-. Opera Mobile Store membangun kerjasama dengan operator di Eropa Timur. MTS Belarus dan MTS Ukraine meluncurkan co- branded app store dengan Opera kepada 28 juta pelanggan mereka.

-. Opera Mobile Store menandatangani perjanjian cross-app store publishing dengan Yandex, search engine terbesar ke-4 di dunia dan nomor satu di Eropa Timur. Perjanjian ini memungkinkan aplikasi di Opera Mobile Store bisa diunduh melalui Yandex App store dan sebaliknya.

Mobile Store Opera diluncurkan September 2011, berdasarkan teknologi Handster yang diakuisisi Opera. Hanya dalam kurun waktu sekitar dua tahun, Opera Mobile Store telah menunjukan pertumbuhan signifikan, dari 18 juta kunjungan pengguna per bulan ke 100 juta dan telah mengalami pertumbuhan jumlah aplikasi yang ditawarkan hingga lima kali lipat, tutur Lars Boilesen, CEO Opera Software.

Sumber: detikINET