Jakarta – Lelang 3G untuk third carrier di kanal 11 dan 12 tinggal 2-3 bulan lagi. Namun regulator telekomunikasi belum bisa memastikan, kedua kanal tersebut bisa digunakan atau tidak nantinya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kanal 11 dan 12 yang masih tersedia di ujung pita 3G 2,1 GHz masih belum bersih dari interferensi pita penyangga (guardband) milik Smart Telecom di pita 1,9 GHz.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pun berencana memberikan insentif kepada pemenang lelang jika ternyata kanal itu masih kotor dan lebar pita frekuensinya tidak penuh 5 MHz dalam satu kanal.

“Kita pelajari juga semua kemungkinan, tapi biasanya pemerintah menawarkan frekuensi as it is, begitu adanya saja,” kata anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi , Kamis (22/3/2012).

“Upaya yang mungkin kita lakukan adalah memastikan antaroperator tidak saling interferensi dengan koordinasi maupun mengatur guardband,” lanjut Heru yang telah dua periode menjabat di BRTI.

Ia juga menambahkan, BRTI hingga saat ini juga belum bisa memastikan bahwa frekuensi yang rencananya dilelang untuk para operator 3G pada Mei 2012 ini bisa berfungsi penuh 5 MHz.

“Yang sekarang ada kan dua blok masing-masing 5 Mhz, dan kita masih belum memastikan full atau tidak bisa dipakai,” ungkap dia.

“Dari kajian internasional bisa dipakai dan diharmoninasi antara UMTS dan PCS, tapi dalam prakteknya belum dapat disimpulkan. Lebih baik dipastikan dulu daripada nanti sudah dilelang baru ketahuan jika kanalnya kenapa-apa,” tandas Heru.