LP Maarif NU Intruksikan Tetap Terapkan Kurikulum 2013 Bagi Yang Sudah Siap

KH Arifin Junaidi PKBJAKARTA – Sekolah dan madrasah yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU masih bisa menerapkan Kurikulum 2013 jika merasa sudah siap. Demikian dalam surat yang disampaikan Pimpinan Pusat LP Ma’arif kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

“Kami meminta kepada sekolah dan madrasah binaan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU untuk tetap menerapkan kurikulum 2013 bagi yang sudah memiliki kesiapan,” demikian dalam surat PP Ma’arif tertanggal 8 Desember 2013.

Surat yang ditandatangani Ketua PP LP Ma’arif Arifin Junaidi dan Sekretaris Zamzami tersebut merupakan tanggapan atas Surat Edaran Menteri Kebudayaan dan Dikdasmen RI tentang Penghentian Pelaksanaan Kurikulum 2013 Nomor 179342/MPK/KR/2014 tertanggal 5 Desember 2014.
Continue reading LP Maarif NU Intruksikan Tetap Terapkan Kurikulum 2013 Bagi Yang Sudah Siap

Kembali Menyandingkan Pendidikan ‘Nasional’ dan Pendidikan Pesantren, Buku dan Guru

Tulisan ini adalah tulisan sederhana dari sarjana pendidikan yang tidak mendidik, belum pernah menjadi guru beneran selain guru latihan saat Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Kebetulan tulisan ini hadir setelah masyarakat pendidikan yang selama ini gelisah dan bimbang terkait kurikulum nasional yang makbedunduk diterapkan walaupun penerbit buku-bukunya masih sibuk mencari penulis yang mau menulis dan merevisi buku-bukunya sesuai kurikulum terbaru dan baru saja dibatalkan penerapannya.

Ada beberapa hal yang menurut saya harus segera di adopsi oleh kurikulum pendidikan nasional (entah apa istilah resmi dan baku untuk itu), yang dapat dipinjam dari khasanah pendidikan pesantren. Yang pertama soal Buku dan soal Guru.

Khasanah pendidikan pesantren memiliki pakem yang teguh dipegang sampai sekarang, dengan kurikulum pengajaran yang mereka kembangkan berdasarkan tradisi nyantri sejak era Walisongo abad 15 yang lalu adalah Buku-nya (atau sebutlah sebagai ‘Kitab’, khususnya kitab kuning) yang jadi bahan ajar di pesantren. Kitab kuning yang menjadi bahan ajar utama tersebut adalah benar-benar karya unggul dari Ulama-ulama besar dan diterima oleh kalangan pemikir islam pada umumunya (muktabaroh), biasanya ditulis dalam bahasa Arab yang merupakan ‘bahasa asing’ bagi semua santri Indonesia. Dengan aksara dan bahasa Arab, santri dipaksa mau tidak mau harus lanyah belajar bahasa Arab terlebih dulu. Selain itu, kitab kuning biasanya disajikan dengan kemasan yang sederhana, sangat ringkas dan padat serta tidak membuang-buang ruang tulis yang bersisa. Mungkin sebagian layouter/desaigner menyebutnya sebagai layout yang ‘mbruwet’. Tapi dengan skema demikian, harga dari sebuah kitab kuning yang ditulis oleh seorang yang benar-benar ahli dengan konten yang padat dan sarat itu bisa ditebus dengan murah. Continue reading Kembali Menyandingkan Pendidikan ‘Nasional’ dan Pendidikan Pesantren, Buku dan Guru

PBNU Dukung Kemendikbud Soal Kurikulum 2013

JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menghentikan Kurikulum 2013 karena dinilai sangat memberatkan peserta didik.

“Saya sendiri saja mengaku bahwa pelaksanaan kurikulum 2013 sangat kacau dan memberatkan anak didik. Untuk itu, saya sangat setuju kalau itu dihentikan,” tegas Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj di Mataram, Sabtu.

Said Aqil berharap pemerintah segera melakukan perbaikan, demi kebaikan dunia pendidikan Indonesia. Continue reading PBNU Dukung Kemendikbud Soal Kurikulum 2013

Ilustration

Guru MI Kudus: Kurikulum 2013 Dipakai, Jangan Revisi Dulu Menteri Baru

KUDUS – Menyikapi adanya pergantian menteri baru, para guru madrasah berharap tidak ada kebijakan baru yang mengubah kurikulum 2013. Menurut mereka, perubahan kurikulum hanya akan menambah kebingungan tenaga didik yang sekarang ini masih dalam proses sosialisasi dan implementasi.

Demikian kesimpulan beberapa pernyataan dari para guru Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama (MTs NU) yang dihimpun NU Online di sela-sela acara Workshop Latihan Praktik dan Implementasi Kurikulum 2013 di Aula PCNU Kudus, Kamis (6/11).
Continue reading Guru MI Kudus: Kurikulum 2013 Dipakai, Jangan Revisi Dulu Menteri Baru

Ilustration

LP Maarif Bekali Guru dengan Lembar Penilaian Kurikulum 2013

SIDOARJO – Penerapan kurikulum 2013 secara serentak sudah dimulai pada tahun pelajaran 2014-2015. Salah satu perubahan kurikulum 2013 ialah pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Hal ini berpengaruh terhadap bentuk evaluasi pembelajarannya.

Untuk memfasilitasi guru SD/MI, Lemabaga Pendidikan Ma’arif NU Jawa Timur menyelenggarakan pelatihan sehari aplikasi penilaian kurikulum 2013, Ahad (7/9) di gedung Pusdiklat LP Ma’arif NU Jawa Timur Waru, Sidoarjo. Peserta yang berjumlah 56 orang berasal dari guru tingkat SD/MI di lingkungan Ma’arif NU Jawa Timur. Continue reading LP Maarif Bekali Guru dengan Lembar Penilaian Kurikulum 2013

Pergunu: Pelatihan Kurikulum 2013 Bagi Guru Harus Cepat Digelar

JAKARTA – Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) berpandangan, tekad bulat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menerapkan kurikulum baru tahun ini harus diimbangi pengenalan kurikulum 2013 secara maksimal kepada para guru.

Sektretaris Jendral Pimpinan Pusat Pergunu Gatot Suyono mengatakan, pihaknya secara prinsip tidak keberatan dengan penerapan kurikulum baru yang menekankan aspek budi pekerti dan mata pelajaran yang tematik-integratif. Continue reading Pergunu: Pelatihan Kurikulum 2013 Bagi Guru Harus Cepat Digelar

LP Maarif NU: Kurikulum 2013 Harus Berdayakan Muatan Lokal

JAKARTA – Pengurus Pusat Lembaga Pendidikan Ma’arif NU menegaskan, penerapan kurikulum 2013 yang akan diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mesti mendukung terpeliharanya muatan lokal masyarakat setempat.

”Sebab setiap sekolah mempunyai kelebihan-kelebihan lokal yang harus tetap dikembangkan,” kata Sekretaris PP LP Ma’arif NU Zamzami kepada NU Online, Senin (2/4).

Zamzami menilai, kurikulum baru yang akan menggntikan KTSP ini lebih berorientasi saintifik. Siswa dituntut menemukan sendiri keilmuan yang ada, tanpa terlalu banyak menggantungkan diri pada pengajaran guru.
Continue reading LP Maarif NU: Kurikulum 2013 Harus Berdayakan Muatan Lokal

Mendikbud: Penerapan Kurikulum 2013 Tidak Akan ditunda

JAKARTA – Meski menerima keberatan dari beberapa kalangan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menegaskan, penerapan kurikulum baru mulai tahun ajaran 2013/2014 tidak mungkin ditunda.

“Tidak mungkin dilakukan penundaan. Intinya, begitu hilang setahun, berapa juta anak yang kehilangan kesempatan untuk itu. Kaitannya kami menghitung pada 100 tahun Indonesia pada 2045,” kata Mendikbud usai acara puncak peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-67 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/12).

Secara subtansi, menurut dia tidak ada masalah dalam subtansi kurikulum baru, meskipun ada permintaan untuk menunda penerapan kurikulum baru. Continue reading Mendikbud: Penerapan Kurikulum 2013 Tidak Akan ditunda