Blog Emka

Portal tutorial linux, pemrograman sistem informasi, computer security & informasi santri Indonesia

Tutorial Laravel

5 Orang Yang Nggak Cocok Pake Laravel

Percaya tidak percaya, ada faktor cocok-cocokan dalam memilih dan setia pada satu framework. Termasuk framework kecintaan kita, Laravel. Nah, berikut adalah 5 orang yang nggak cocok pake laravel:

1. Orang Yang Masih Tidak Tahu OOP

Orang yang masih tidak tahu konsep Object-oriented Programming akan sangat kesulitan memahami Laravel. Apalagi mereka harus berhadapan dengan istilah-istilah asing yang tidak biasa, Middleware, Facade, Eloquent, Envoy dll. 

2. Orang Yang Tidak Mau Belajar Hal Baru

Orang yang tidak mau belajar hal-hal baru dan mutakhir dari framework yang akan dipakainya adalah salah satu tipe orang yang sebenarnya tidak cocok dengan framework itu. Datangnya sebuah fitur baru dalam sebuah framework tentunya membawa hal-hal yang (sangat mungkin) tidak terpikirkan oleh para pemakainya, entah membuat lebih cepat, lebih kaya atau lebih praktis.

laravel-logo-big

Apalagi jika orang yang tidak mau belajar hal baru itu memakai Laravel, pasti dia akan terjungkal-jungkal mengejar atau keyboardnya terkena stroke ringan karena cepatnya perkembangan framework terpopuler ini.

3. Orang Yang Masih Pake Hosting 50MB atau Hosting Gratisan untuk Proyeknya

Ya, saya kira orang yang masih pake hosting 50MB atau hosting gratisan bagi proyek-proyek profesionalnya adalah cerminan orang yang tidak cocok dengan Laravel. Kapasitas hosting sekecil itu, mungkin tidak bertahan lama karena ukuran Laravel yang cukup besar harus ditambah dengan database (yang kebanyakan project) akan semakin besar.

Orang yang cocok dan memakai framework Laravel sehari-harinya adalah orang yang sudah mahfum dengan pernik-pernik tweaking aplikasi dan deployment aplikasi skala besar.

4. Orang Yang Problem Solving Skill-nya Rendah

Menggunakan framework sebesar dan secanggih Laravel pasti butuh skill problem solving yang tinggi. Orang yang tidak mampu melakukan debugging aplikasi dan query yang berjalan akan sangat kesusahan menggunakan framework ini. Problem Solving Skill ini tidak bisa diraih dengan sekejap, butuh pengalaman dan lingkungan yang mendukung.

5. Orang Yang Tidak Bisa Bekerja Dalam Tim/Orang Yang Terbiasa Bekerja Sendiri

Iya, jujur, tidak mungkin aplikasi besar dengan framework besar hanya dikerjakan oleh satu otak dan 10 jari saja. Pengguna framework ini harus bisa bekerja dalam tim.  Orang yang terbiasa bekerja sendiri menangani aplikasi rumit dan menggunakan framework dan solusi-solusi lain yang terkait akan mendapat kesulitan besar. Sehebat apapun dia mampu bertanya ke forum/komunitas, dia akan sangat kehilangan waktu dan tenaga.

 

Itulah 5 orang yang nggak cocok pake laravel menurut saya, ada lagikah? atau anda tidak setuju, silakan berkomentar disini!

14 Comments

  1. penulis artikel terlalu close minded dan pemikiran yang sempit

    • Luthfi Emka

      Apakah aku terlalu sempit untuk menulis qwertyuiop bang? Heuheu. Makasih kritiknya.

      Hanya memotivasi supaya 5 tipe orang diatas bisa berubah.

  2. Orang yg tahunya php itu “Pemberi Harapan Palsu” jg gk co2k main laraver :p

    • Luthfi Emka

      Wkwkwk… kepanjangan PHP yang terlanjur gaul satu itu yg bikin males kita make kaos oblong dg logo PHP

  3. kalo negara api sudah tidak menyerang lagi pasti semua pake laravel gan.

  4. johny

    Kayaknya nyindir temen2 nya si penulis. Yang selalu pake hosting gratis & selalu bekerja individu.

  5. Saya kerja individu, karena programer cuma saya. Berarti saya gak cocok dengan laravel.

    • Luthfi Emka

      Saya juga kadang masih sendiri bang. Cuman memang seperti kata temen2 di forum, kalao pake laravel untuk proyek kecil itu tekor.

  6. yii user

    ane tau OOP, sering ngerjain project, dan pernah belajar Laravel, tapi ane tetep prefer ke yii. Emang sih Laravel OOP banget dan strukturnya rapi, ane akuin lebih rapi dari yii. Tapi yg jadi masalah adalah Laravel belum ada module buat generate model, CRUD dll (dulu, kalo sekarang ga tau). Selain itu Laravel terlalu cepat ganti perubahan, lama-lama ane males ngikutin soalnya yg dipelajari sekarang belum tentu berlaku buat beberapa bulan kedepan. Ane pake CRUD generator juga ga asal pake hasil generate yii gitu aja, pastinya ane edit oprek sesuai kebutuhan, misal kalo ada fitur yg ga bisa dipenuhi CRUDnya yii, baru ane bikin CRUD manual. Coba deh bikin CRUD pake laravel buat project yg besar, pasti jenuh, belum lagi harus ngetik model secara manual. yii susah dipelajari tapi sekalinya menguasai bisa bikin web dengan waktu singkat, (no offense)

    • Luthfi Emka

      Berarti kamu nggak cocok pake Laravel gan… cocoknya pake Yii

  7. wahyu affandi

    Point no. 5 gan, … “Orang yang biasa bekerja sendiri ga cocok pake Laravel.”, nah si Taylor Otwell bikin Laravel sendirian gan, berarti ga cocok pake Laravel dong yak… hahah.

Leave a Reply

Theme by Anders Norén

%d bloggers like this: