Bagi pengguna Windows atau Mac, pasti akrab dengan software bersih-bersih cache dan file metadata seperti CCleaner atau CleanMyMac. Apa di Linux tidak ada? Ada lah! Namanya Stacer.

Stacer adalah sistem optimizer yang bisa mengelola dan menyajikan informasi seputar sistem kita. Dulu, Stacer dibuat dengan Electron Framework, tapi sekarang Stacer sudah ditulis ulang dengan C++ dan hanya membutuhkan CURL dan systemd saja.

Sebenarnya Stacer ini khusus didesain untuk distro linux berbasis Debian/Ubuntu. Tapi sekarang bisa juga berjalan di distro linux lain seperti Fedora dan Manjaro Linux.

Pada distro linux Ubuntu/Debian dan turunannya, Stacer menampilkan tab menu ‘Dashboard’, ‘Startup Apps’, ‘System Cleaner’, ‘Services’, ‘Processes’, ‘Uninstaller’, ‘Resources’, ‘APT Repository Manager’, ‘Gnome Settings’ dan Settings. Untuk distro lain, tidak selengkap itu.

Instalasi Stacer

di Debian/Ubuntu/Linux Mint bisa menambahkan PPA dari om Oguz Haninan sang pembuat stacer:

sudo add-apt-repository ppa:oguzhaninan/stacer
sudo apt update
sudo apt install stacer

atau Download versi RPM, DEB dan AppImage nya dari repo Githubnya disini https://github.com/oguzhaninan/Stacer

Yang terbaru, saat tulisan ini terbit adalah versi 1.0.9

Fitur Baru di versi 1.0.9

Fitur-fitur baru di versi 1.0.9 antara lain:

  • CPU Load Avg history.
  • I/O rate history.
  • Autostart option.
  • Changing the start page.
  • Alert messages (Showing a warning after a certain level)
  • Added tray icon.
  • APT repository manager.
  • Feedback dialog.
  • Splash Screen.
  • Gnome and Unity settings page. (for ubuntu)
  • Service list filter.
  • Service description.
  • Changing disk.

Screenshot: