Pendaftaran Objek Pajak baru pada bagian Pajak Bumi dan Bangunan dilakukan apabila Bumi (tanah) dan atau Bangunan kita belum terdaftar. Pendaftaran ini tidak bisa dilakukan secara online, Anda harus membawa persyaratan yang dibutuhkan ke Kantor Pelayanan Pajak di wilayah kerjanya. Syarat Pengurusan Pendaftaran Objek Pajak Baru adalah :

  1. Fotokopi KTP ybs
  2. Fotokopi Sertifikat tanah
  3. Permohonan ( dapat diminta Di Kantor Pelayanan Pajak)
  4. SPOP dan atau LSPOP ( dapat diminta Di Kantor Pelayanan Pajak)
  5. Surat Keterangan dari Lurah (Lampiran Pendukung)

Setelah memenuhi persyaratan diatas maka Petugas Pelayanan akan memastikan bahwa Objek Pajak anda memang belum terdaftar dan memeriksa kelengkapan berkas anda. Apabila telah lengkap maka Anda akan menerima Tanda Terima Berkas.

Berkas Anda akan diteruskan ke Seksi Ekstensifikasi untuk dilakukan penelitian, baik itu penelitian kantor maupun penelitian Lapangan. Lokasi Tanah anda akan dibuat peta, dan selanjutnya diberi Penomoran sehingga Terbitlah Nomor Objek Pajak. Setelah itu berkas akan diteruskan untuk dimasukkan dalam database, selanjutnya dicetak terbitlah Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dan STTS (Surat Tanda Terima Setoran) Kemudian Anda bisa langsung membayar di Bank yang telah ditunjuk.

Demikianlah Tata cara Pendaftaran Objek Pajak Baru, untuk keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi Kantor Pelayanan Pajak di wilayah kerjanya.

Diolah dari berbagai sumber