California – Chief Executive Officer (CEO) baru Yahoo!, Eric Thompson, dikabarkan sedang mempersiapkan restrukturisasi besar-besaran di tubuh perusahaannya.

Menurut beberapa sumber dari dalam dan luar perusahaan yang dikutip All Things Digital, Selasa, 6 Maret 2012, kemungkinan besar hal ini berimbas pada pemutusan hubungan kerja ribuan karyawan Yahoo!.

“Beberapa bagian akan dipangkas, menyisakan sumber daya yang dapat bekerja lebih baik,” ujar salah seorang sumber. Ia juga menyebutkan bahwa kemungkinan pengumuman mengenai hal ini akan keluar setelah bulan Maret.

Pemutusan hubungan kerja atau PHK ini diperkirakan menimpa sebagian karyawan pada beberapa produk Yahoo!, public relations, pemasaran, riset, dan bisnis skala kecil atau regional yang lemah.

Bila kabar ini benar, maka langkah tersebut adalah perubahan besar pertama yang diambil Thompson, setelah mantan pemimpin Paypal ini menduduki jabatan tertinggi di Yahoo! sejak Januari lalu.

Diberitakan situs teknologi ZD Net Asia yang mengutip Bloomberg, juru bicara Yahoo, Dana Lengkeek, tidak membenarkan atau membantah kabar tersebut. “Kepemimpinan kami merupakan sebuah proses yang akan menghasilkan perubahan strategis yang signifikan di Yahoo!. Tapi saat ini keputusan akhir belum dihasilkan dan kami tidak akan berkomentar.”

September tahun lalu, Yahoo! telah memecat CEO-nya, Carol Bartz, dan menggantinya dengan Thompson. Tidak lama setelah penunjukan Thompson, Jerry Yang, salah seorang pendiri Yahoo!, mundur dari jajaran direksi perusahaan ini.

Sumber: Tempo