Dalam kesempatan Keynotenya, Google mengumumkan metode pembayaran online baru untuk semua platform Android, Android Pay.

Keputusan Google masuk ke dunia mobile payment ini akan resmi dilakukan mereka pada kuarter ketiga tahun ini. Dengan Android Pay, penggunanya dapat menggunakan gadget berbasis androidnya untuk melakukan pembayaran di merchant-merchant dengan sangat mudah. Pengguna cukup menempelkan gadgetnya di mesin NFC payment para penjual.

Soal keamanan dari Android Pay sendiri memang belum diuji. Tapi, dari konsep yang diajukan pada keynote tadi pagi menunjukkan platform ini cukup aman digunakan. Pengguna tidak perlu khawatir nomor kartu kreditnya disalahgunakan oleh penjual. Setiap proses pembelian akan dibayar melalui virtual card, seperti VCN BNI kalau di Indonesia.

Janji Google lewat Android Pay baru direalisasikan nanti dikuarter ketiga tahun ini. Mereka telah bekerjasama dengan vendor telko di Amerika Serikat seperti AT&T, T-Mobile dan Verizon. Dapat dipastikan, pada waktunya nanti, seluruh gadget android yang dijual oleh ketiga vendor itu akan memiliki fitur Android Pay secara built-in.

Menurut Google, Android Pay sudah bisa dinikmati nanti pada 700.000 lebih toko yang tersebar diseluruh Amerika dan juga tersedia di lebih dari 1000 aplikasi. Tentunya, jumlah ini akan bertambah pesat sampai peluncurannya nanti.

Oh iya, Android Pay ini diluncurkan bersamaan dengan Android M. Jadi kemungkinan besar, gadget dengan Android M yang meluncur tahun ini sudah memiliki fitur ini secara built-in. Kita di Indonesia, harus menahan diri tampaknya.