Cak Imin: Tunjukkan PKB Yang Terbaik

Jakarta – Ketua Umum DPP PKB A Muhaimin Iskandar menginstruksikan kepada seluruh kader agar tetap bekerja keras untuk memastikan kemenangan PKB pada Pemilu 2014 mendatang.

Hal ini diungkapkan dalam orasi politik sekaligus pembuka acara Rapat Kerja Nasional LPP DPP PKB di Gedung Graha Gus Dur, Jalan Raden Saleh No 9, Jakarta Pusat, Senin (21-22/1/2013).

“Meski sudah lolos verifikasi KPU, kita harus tetap bekerja keras. Tunjukan bahwa PKB yang terbaik dalam segala aspek, hingga kemenangan pada Pemilu 2014 tercapai,” ungkap pria yang akrab dipanggil Cak Imin itu.

Bicara mengenai kemenangan PKB, Cak Imin menilai peluang sangat terbuka meski ditengah krisis kepercayaan publik terhadap partai politik. “Peluang menang sangat tinggi, apalagi loyalitas pemilih kita punya, kinerja pengurus luar biasa. Mari kita jaga konstituen kita,” pinta Cak Imin.

Lebih lanjut Cak Imin menilai, Pemilu 2014 adalah pemilu yang penuh dengan tantangan. Namun dengan kondisi partai yang sehat, dan kembalinya sejumlah kader terbaik PKB, seperti KH Ma’ruf Amin, Alwi Shihab, Khofifah Indar Parawansah dan tokoh penting lainnya, Cak Imin sangat yakin PKB siap menghadapi tantangan para kontestan pemilu lainnya.

“Tugas saya sudah selesai, semua kekuatan sudah bersatu padu akan ikut membesarkan PKB, tinggal bagaimana kader memanfaatkan peluang itu. ” tutur Muhaimin.

Sementara itu, Sekjen DPP PKB Imam Nahrawi mengingatkan sejarah berdirinya PKB ditengah kesederhanaan dan keterbatasan namun bisa tumbuh diseluruh penjuru Indonesia.

“Kita punya sejarah besar, kita ingat betapa para ulama pendahulu bisa membuktikan NU bisa tumbuh di mana-mana, padahal jaman tidak semodern sekarang. Situasi yang sama juga seperti berdirinya PKB, tidak ada fasilitas, namun faktanya PKB tetap eksis dan tumbuh di mana-mana. Mari kita buktikan kepada sejarah bahwa PKB siap mengemban amanah,” ungkap Imam Nahrawi.

Sementara itu Ketua LPP DPP PKB, Saifullah Ma’sum berharap, Rakernas melahirkan berbagai kebijakan yang akan mengantarkan partai pada kemenangan di 2014 mendatang.

“Mengingat waktu yang demikian singkat, kita perlu melakukan konsolidasi merapatkan barisan guna merumuskan berbagai kebijakan serta langkah konkrit untuk kemenangan PKB, ” ungkap Saifullah.

Sebagaimana diketahui, DPP PKB sejak 21-22 Januari tengah menyelenggarakan acara Rakernas LPP PKB yang di ikuti seluruh Ketua Dewan Tanfidz dan Ketua LPP DPW dengan di dampingi sekretaris masing-masing.

sumber: DPP PKB

Wagiman Wiryosukiro

Petani Sistem Informasi, tukang las plugin & themes Wordpress. Co-Founder SistemInformasi.biz. Saat ini aktif sebagai Developer & kontributor di OpenMandriva Linux.

You may also like...

1 Response

  1. Subchan Sekretaris PAC PKB Loceret Nganjuk says:

    Assalamu’alaikum war. wab.
    Sejak awal berdiri hingga sekarang saya sekeluarga senantiasa berdiri dan meyakini bahwa PKB adalah wadah dan kendaraan politik yang tepat untuk mengaktualisasikan diri dan berkhidmat kepada Nahdlatu Ulama. Berliku-liku hambatan dan aral melintang berkat rahmat Allah SWT PKB bisa melewati dan kini, PKB harus berhadapan dengan tantangan yang lebih dahsyat karena ancaman PKB di tahun 2014 adalah nyawa, mati atau hidup?
    menyikapi hal itu, sebagai generasi muda dan sebagai pengurus sekaligus simpatisan PKB meski msh dilevel rendah, saya mengharapakan adanya tindakan yang logis, konkrit, dan sistematik dari DPP PKB (sementara waktu euforia sejarah dan mistisism kita tanggalkan) untuk menghadapi pertarungan hidup mati pada Pemilu 2014.Salah satunya menurut saya adalah elit PKB bagaimanapun caranya mampu melakukan penggiringan opini publik berskala nasional untuk membangkitkan atau menghidupkan kembali Politik Aliran, sebab ketika pemilu 2014 pola politik masih sekitar Politik Kepentingan n Politik Strategi, dipastikan PKB, PDIP, dan PAN akan kalap! kekuatan partai massa adalah Ideologi, Primordialisme (Fanatisme) n Identitas. teknisnya PKB bisa bekerjasama dg PDIP n PAN untuk menciptakan gelombang opini tentang Interpretasi Ulang Makna Ideologi Marhaen utk PDIP, Ideologi Nahdliyin utk PKB, dan Ideologi Muhammadiyah utk PAN, sebab kekalahan partai massa di 2 pemilu (2004&2009) ditambah Pemilkada diberbagai daerah, ini jika kita amati dengan pikiran jernih dan kita bedah menurut analisa SWOT maka pola permainan politik indonesia berada ditangan Partai Kader (PKS, Demokrat n Golkar),sehingga partai massa kelabakan, kaget, kalap bahkan tercengang melihat manuver2 politik dari partai kader yang mampu membelokkan fanitsme, primordiaisme maupun ideologisme dimana hal ini adalah ruh dari partai massa sebab diakui ataupun tidak diakui kita sebagai Partai Massa tidak mempunyai kaderisasi yang matang, minimnya aktor intelektual ditingkat daerah, sehingga mengingat kembali pemilu 1999 maka PDIP, PKB n PAN mencapai masa kejayaannya ketika Ideologi-ideologi dibangkitkan secara masif dengan perolehan suara yang begitu cemerlang! semoga ini menjadi bahan pertimbangan untuk elit Politik DPP PKB agar Partainya NU ini tetap eksis untuk waktu yang panjang.
    Achmad Subchan Katsir, S.Sos
    Sekretaris PAC PKB Kec. Loceret – NGANJUK (sekarang)
    Ketua PAC GP. Ansor Loceret – Nganjuk (P. 2010-2013)
    Wakil Sekretaris PC. IPSNU Pagar Nusa Nganjuk (2012-2015)
    Profesi : Design Grafis, Journalist dan Redaksi di Majalah Bisnis Bekasi.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: