PKB Sayap Politik NU, Tepis Wacana Netral Berpolitik

Jakarta-Adagium bahwa NadhlatulUlama(NU) ada dimana-mana dan tidak kemana-mana dinilai tidak lagi relevan setelah NU mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa pada bulan Juli 1998 silam.

“Kata netral dalam politikdinilai sesuatu yang ambigu dan tidakjelas konteks sosiologisnya. Dengan mengatakan bawah secara politikNU ada dimana dan tidakkemana-mana merupakan sesuatu yang tidak relevan lagi setelah NU mendirikanPKB,”ungkap Andi Muawiyah Ramly, salah satu tokoh bersejarah berdirinya PKB yang kini menjabat Sekretaris Dewan Syura DPP PKB, Jum’at(25/1/2013) .

Bicara relevansi, dirinya menambahkan, NU sebagai jamaah (bukan Jamiyyah) mestinya seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum PBNU, KH Said AqilSiradj.

“Partai NU ya PKB,itu pernyataan Kiai Said,Ketua PBNU yang sangat relevan,” tegas politisi PKB yang akrab disapa Bang Andy itu.

Lebih lanjut dirinya mengingatkan Muktamar NU ke 28 yang bertempat di Pondok Pesantren Almunawwir Krapyak,Jogjkarta, 25-28 Nopember 1989,almaghfurlah KH. Ahmad Shiddiq,Rois Aam PBNU menyampaikan Khotbah Iftitah (pembukaan),yang di antara isinya melontarkan beberapa adagium,bahwa NU ituibarat KA, relnya lurus,penumpangnya jelas tujuannya.

“NU pun di ibaratkan toples kaca yang tembus pandang,siapapun bisa melihat isi toles itu.Nah, kondisinya sekarang,kalau NU ada di mana-mana dan tidakkemana-mana,nanti NU akan datang tanpa dijemput,danpulang tidak diantar, hanya kebagian menyan dan bunga seperti jin,” tutur Bang Andy.

Sebagaimana diketahui,Ketua PBNU Kiai Said AqilSiradj dalam sambutan pada acara pelantikan DPC PKB Kab.Pasuruan,di Ponpes Is’adulUmmah di Desa Susukan,Kecamatan Pohjentrek, Pasuruan, April2011 secara tegas menyatakan dukungannya terhadap Partai Kebangkitan Bangsa.

“Kanalpolitik NahdlatulUlama(NU) adalah PKB. Sebab PKB adalah merupakan satu-satunya partai yang terlahir dari rahim NU,tidakseperti partai berazaskan Islam lainnya.Partai NU adalah PKB.Sip. . .lah! .NU dan PKB harus bersatu, karena PKB adalah milik warga Nahdliyin.Jika bukan warga Nahdliyin,lantas siapa yang kemudian akan menjadi pendukung setia partai yang didirikan oleh para ulama tersebut?.Tak hanya itu,karena PKB adalah merupakan alat perjuangan warga Nahdliyin untuk memperjuangkan ajaran ahlus sunnah wal jamaah di Negeri ini.Dengan PKB, warga Nahdliyin akan terus mengawaln ajaran yang sesuai dengan ahlussunnah wal jamaah.Karena PKB adalah kanalpolitik NU,” ungkap Kiai Said AqilSiradj.

Dukungannya terhadap PKB sangatlah beralasan, selain satu-satunya partai yang memperjuangkan ahlusunnah waljamaah,dirinya mengakui hanya PKB lah partai yang paling banyak memberikan kontribusi untukwarga nadhliyyin.Dirinya pun taksegan dan sungkan manaruh kepercayaan kepada perjuangan PKB.

“PBNU menaruh kepercayaan kepada perjuangan PKB.PBNU titip kepada PKB agar mengritisi beberapa RUU dan isu krusial.Seperti RUU Jaminan Produk Halal,RPP Tembakau,RUU Ormas,RUU Desa,masalah haji,hingga kasus kekerasan antarpemeluk agama.PKB perlu mengkritisi beberapa RUU yang dianggap memiskinkan umat.” kata Kiai Said dalam sambutannya usai menerima laporan tertulis Fraksi PKB DPR RI di PBNU,Jakarta,September 2012.

Sumber: DPP PKB

Wagiman Wiryosukiro

Petani Sistem Informasi, tukang las plugin & themes Wordpress. Co-Founder SistemInformasi.biz. Saat ini aktif sebagai Developer & kontributor di OpenMandriva Linux.

You may also like...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: