LAZISNU Gelar Program Gaza Call Us

JAKARTA – “Anak-anak di Gaza sekarang telah kehilangan masa kanak-kanak, yang seharusnya bisa mereka nikmati dengan keriangan dan kehangatan. Mereka lupa apa itu damai, gembira dan lucu. Mereka hanya ingat tentang perang, darah dan kematian”

Adanya gencatan senjata yang hadir sejenak antara Palestina-Israel kemarin, tidak serta merta menyudahi persoalan kemanusiaan di Gaza. Nestapa warga sipil Gaza, Palestina, menggugah banyak pihak untuk berbuat. Wajah pias anak-anak Gaza akan kesedihan karena kehilangan ayah atau ibunya, tidak bisa sekolah karena rudal-rudal yang menghancurkan gedung sekolah, melejitkan jumlah yatim-piatu Palestina. Anak-anak palestina di gaza itu saudara kita. Saudara kita seiman dan seagama. Relakah anda harapan dan impian mereka hancur begitu saja?

Begitupun dengan rumah-rumah mereka yang hancur pasca penyerangan, diperparah cuaca dingin yang menggigit. Pangan, medis, juga selimut dan pakaian hangat menjadi keperluan mendesak bagi warga Gaza.

Karena panggilan jiwa yang tersayat melihat saudara semuslim teraniaya berkepanjangan, “Gaza Call Us”, sebuah program dari LAZISNU hadir. Alhamdulillah, semenjak tanggal 20 November 2012, relawan LAZISNU sudah berhasil memasuki Gaza dan melihat apa yang banyak dibutuhkan di sana agar sumbangan para dermawan tidak berakhir sia-sia.

Awal Desember 2012, insyaallah relawan LAZISNU, Saiful Ridjal Adib akan kembali memasuki Gaza untuk membawa bantuan sementara dari Lazisnu. “Harapan kami, bantuan yang sedikit ini bisa memberikan harapan bagi rakyat dan anak-anak Gaza, bahwa muslim Indonesia akan selalu bersama mendukung mereka sampai titik darah penghabisan,” ungkap KH Masyhuri Malik Ketua PP LAZISNU.

Melalui program Gaza Call Us, Lazisnu berencana merenovasi bangunan-bangunan sekolah di Gaza agar anak-anak Gaza bisa kembali merajut impian mereka, mengisi hari dengan belajar tanpa takut keruntuhan bangunan sekolah yang sudah tak layak lagi dan mereka sebagai penerus generasi Gaza, tidak menjadi bodoh dan lengah oleh tipu daya Israel. Buku-buku dan alat tulis gratis juga pasti sangat dibutuhkan di sana.

Selain itu, program pembibitan para penghafal Al-Qur’an yang sudah berjalan baik selama ini di madrasah-madrasah yang ada di Gaza merupakan hal penting yang perlu didukung keberlangsungannya. Sebab generasi penghafal Al-Qur’an inilah yang sangat ditakuti oleh bangsa Israel.

Jadi, kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi? Mari Membantu Gaza. Gaza Call Us

Gaza Call Us
Call Center : 021-3102913
SMS Center : 0813-9800-9800

Donasi Untuk Gaza:

BCA : 6340.161.481
Mandiri : 123.000.483.8977
BSM : 128.000.30.51
BNI : 010.85756.48
BCA Syariah : 006.00.66665
BRI : 0335.01.000.735.303

a/n : PP LAZISNU

 

Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: