Abdurrahman Wahid Center UI Akan Gelar Kuliah Umum

DEPOK – Prof Thomas Reuter hadir memberikan kuliah umum di Cinema Room, Central Library Area, UI Depok yang diadakan Abdurrahman Wahid Center bekerjasama dengan Vokasi UI, Selasa (12/2).

Sebelum kuliah disampaikan, peserta yang memadati ruang cinema disuguhi premier pemutaran film berjudul “Religions Diversity in Indonesia: Java Spirit”, sebuah film karya Prof. Reuter dari Melbourne University, Australia.

Sebagaimana terlihat dalam film tersebut, Prof. Reuter dalam kuliahnya memaparkan bahwa pemeluk agama-agama di Indonesia tidak menyukai kekerasan. Hal tersebut bertentangan dan sekaligus mematahkan anggapan Barat, termasuk Australia, bahwa Indonesia merupakan ‘pondok’ terorisme. Anggapan ini muncul pasca pembom-an di Bali.

Terkait masalah global kekinian, Reuter menegaskan pentingnya pendekatan yang bisa mengaitkan antara agama dan ilmu pengetahuan. Pasca PD II banyak ilmuwan yang menyayangkan rasio yang segitu entengnya diinstrumentalisasi untuk kepentingan duniawi yang tidak berlandaskan pada moral. Sehingga menciptakan kondisi yang pada akhirnya membuktikan bahwa nalar maupun ilmu pengetahua hanyalah alat.

Dengan begitu, Reuter mempertanyakan apa artinya ilmu pengetahuan jika keadilan tidak tercapai. Bagi Reuter, kebenaran pun yang hanya masuk dalam otak namun tidak masuk ke hati, pada akhirnya tidak akan baik.

Selanjutnya, karya profesor yang lancar berbahasa Indonesia ini dapat disimak dalam bukunya berjudul “Faith in The Future: Understanding the Revitalization of Religions and Cultural Traditions in Asia”. Tidak hanya pada keberagaman di Jawa maupun Indonesia, Reuter juga melebarkan ketertarikannya pada wilayah Asia.

AWC akan menghadirkan Sidney Jones dan pembicara lainnya dan dapat dinikmati pada bulan berikutnya, Ahmad Suaedy selaku Direktur Abdurrahman Wahid Center membuka dan menutup acara ini.

Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: