Alumni Ponpes Se-Riau Deklarasikan Organisasi

PEKANBARU – Para alumni pondok pesantren di Riau secara resmi membentuk organisasi alumni pondok pesantren yang kepengurusannya telah dikukuhkan di Pondok Pesantren Darul Huda al Islami jalan Handayani, Pekanbaru, Selasa (15/1) kemarin. Organisasi yang diberi nama Itmam atau Itihadu Mutacharijil Ma’had atau organisasi alumni pesantren itu secara demokratis memilih KH M Ali Asfihani Lc MA sebagai ketua umum.

Pengukuhan pengurus Itmam sendiri dilakukan oleh empat pimpinan pondok pesantren yakni KH Maksudi Jamsari (Ketua Dewan Mutasyar), KH Mas’ud Hasbullah, KH Ahmad Syuhada (Ketua Dewan Syuriah), dan KH Rifai Arif dari Rokan Hulu. Prosesinya diawalai dengan istighosah dan musyawarah oleh 93 peserta dari seluruh kabupaten/kota se Riau.

Ketua Panitia Musyawarah, Kiai Badrus Soleh dalam sambutannya mengatakan, dibentuknya ITMAM Riau ini sebagai jawaban atas semakin besarnya tantangan syiar faham dan akidah ahlussunnah wal jamaah (Aswaja) di tengah masyarakat Riau dewasa ini.

Ia mengatakan, saat ini mulai banyak bermunculan faham baru yang cenderung menyerang ajaran ahlusunnah wal jamaah di masyarakat, seperti larangan menggelar tahlil dan sebagainya. Atas hal itu, para alumni pondok pesantren yang memang disiapkan sebagai penggerak faham ahlusunnah bertekad membentuk organisasi sebagai wadah perjuangan bagi tegaknya nilai-nilai ahlusunnah wal jamaah.

“Itmam bertekad menjadi motor penggerak syiar nilai-nilai ahlusunnah wal jamaah yang diwariskan oleh para ulama dan masyayikh. Sekaligus menjadi tempat konsolidasi dan diskusi bagi para alumni pondok pesantren,” kata Kiai Badrus Solih.

Sementara itu, Ketua Departemen Pers dan Komunikasi Itmam, Purwaji mengungkapkan, sebagai langkah awal, Itmam masih akan menyiapkan agenda kerja dan konsolidasi internal organisasi. Sebagai organisasi baru di Riau, Itmam masih akan konsentrasi menata organisasi sebelum melakukan aksi-aksi nyata di tengah masyarakat.

“Kita saat ini masih akan konsentrasi menata organisasi. Karena masih baru tentu masih perlu banyak persiapan, salah satunya menyiapkan program kerja dan menyusun anggaran dasar dan anggaran rumah tangga,” terangnya.

Purwaji mengatakan, Itmam memerlukan masukan dan arahan dari para Kiai dan alumni pondok pesantren. Bagi yang ingin bergabung, ia mengimbau untuk dapat menghubungi sekretariat Itmam di pondok pesantren Darul Huda Al Islami, jalan Handayani, Pekanbaru atau mengirimkan email di alamat [email protected]

Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: