Gubernur Jateng Kunjungi Ponpes Balekembang Jepara

JEPARA – Usai memimpin apel Linmas di alun-alun Jepara, Gubernur Jawa Tengah, H Bibit Waluyo bersama rombongan didampingi Bupati Jepara, H Ahmad Marzuqi mengunjungi pesantren Balekambang desa Gemiring Lor kecamatan Nalumsari, Jum’at (26/4) siang.

Rombongan Pemrov Jateng itu disambut 2000-an santri, memakai seragam batik dan sarung biru. Sedangkan pihak shohibul ma’had diantaranya pengasuh KH Makmun Abdullah, ketua pondok KH Mustamir Wildan dan sejumlah tamu undangan.

Kehadiran Gubernur Jateng beserta rombongan tidak ada agenda khusus. Terbukti saat rombongan yang datang menjelang shalat Jum’at langsung dijamu dengan makan bersama di area pondok. Kemudian rombongan menunaikan shalat Jum’at di masjid Baitur Rohmah yang merupakan peninggalan nenek moyang KH Ahmad Fauzan.

“Saya kesini cuma agenda silaturrahim.” Begitu jawaban Bibit saat ditanya sejumlah awak media yang hadir, usai shalat Jum’at.

Kepada santri Balekambang ia menyemangati mereka untuk terus belajar. “Kepada para santri saya harapkan tambah rajin ngajinya dan belajarnya,” pesannya kepada santri Balekambang.

Sementara itu, ketua pondok Balekambang, KH Mustamir Wildan yang didampingi pengasuh KH Makmun Abdullah mengungkapkan kehadiran Gubernur bersama rombongan memang mendadak, pihak pondok dikabari ajudan Kamis (25/4) malam.

“Kehadiran Gubernur memang dalam rangka mampir. Setelah ajudan menghubungi kami kemudian mempersiapkan menyambut ala kadarnya,” tuturnya.

Kiai Mustamir mengatakan pihaknya tidak membedakan siapa pun tamunya; akan disambut dengan cara yang sama, tidak membedakan pejabat atau rakyat.

Disela-sela kunjungan, lanjutnya pihak Pemrov Jateng memberikan dana hibah Sarana Peribadatan Keagamaan 2013 kepada 5 lembaga; TPQ Nuril Wafa Bawu Rp.37.500.000 dan 4 lembaga lain Pesantren Balekambang, MA An-Nur Daren, MTs Sabilul Ulum Mayong dan MI Roudlotus Syibyan Sowan Kidul memperoleh Rp.50.000.000. Hibah diberikan langsung oleh Gubernur.

“Semoga hibah yang diberikan kepada 5 lembaga bermanfaat untuk kemajuan pendidikan keagamaan dimasing-masing lembaga,” harap kiai Mustamir.

Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: