Gus Ipul: Jangan Minder Sekolah di Madrasah Diniyah

JEMBER – Peran Madrasah Diniyah (Madin) tidak bisa dianggap sepele. Sebab, Madin tidak hanya menempa anak didiknya dengan ilmu tapi juga menjadi sumber penempaan akhlaq.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Timur H Saifullah Yusuf ketika memberikan pengarahan dalam acara “Sosialisasi Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 55/2102 tentang Pembinaan Kegiatan Keagamaan dan Pengawasan Aliran Sesat di Jawa Timur” di Pesantren Darul Arifin, Desa Curahkalong, Bangsalsari, Jember, Selasa (4/6).

Menurut Gus Ipul, Indonesia tidak hanya butuh orang yang cerdas, tapi juga orang yang berakhlaq mulia agar Indonesia maju dan sejahtera.

“Salah satu sumber akhlaq itu ya pendidikan Islam, di Madin,” lanjutnya.

Gus Ipul menghimbau agar warga NU tidak berkecil hati bila anaknya menempuh pendidikan di Madin. Sebab, Madin juga akan terus berbenah dan berkembang. Dikatakannya, banyak tokoh ternama di tanah air yang pendidikannya berawal dari Madin.

“Tokoh-tokoh nasional NU, rata-rata sekolahnya di Madin, termasuk Gus Aab. Beliau cerdas bukan main,” tukasnya sambil menunjuk Gus Aab yang duduk di sebelahnya.

Mantan Ketua Umum PP GP Ansor itu menambahkan, pihaknya akan selalu memberikan perhatian lebih kepada Madin, misalnya dengan tetap menggelontor BOSDA. Dijelaskannya, secara keseluruhan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah menggerojok fulus untuk Madin sekitar Rp. 1,2 triliun.

“Tapi karena yang menerima sangat banyak, ya seperti tidak terasa. Tapi yang pasti tetap berkesinambungan,” ungkapanya.

Acara sosialisasi itu sendiri dihadiri oleh sekitar 1.500 orang. Mereka terdiri dari pengurus MWC dan Ranting NU se-Jember dan pengurus NU Cabang Jember.

Di deretan kursi VIP, tampak H Arum Sabil, KH Misbahussalam (Sekretaris PCNU Jember) dan sejumlah kiai.

Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this:
:)