Himpunan Pengusaha NU Akan Gelar Pameran di Jakarta

JAKARTA – Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) menyelenggarakan eksebisi bisnis pengusaha NU dalam program “Saudagar Fest 2013” di Mall of Indonesia Kelapa Gading Jakarta, 9-22 September 2013.

Gelaran pameran ini berkenaan dengan upaya HPN dalam menyongsong peringatan satu abad Nahdlatut Tujjar, sebuah gerakan ekonomi awal abad ke-20 sebagai embrio berdirinya NU.

Panita telah menyiapkan 100 stan yang akan menampilkan ratusan produk dan jasa yang menjadi bidang bisnis perusahaan dan UKM Nahdliyin dari seluruh Indonesia. Selain pameran dalam perhelatan dua minggu tersebut akan diadakan acara “Temu Saudagar NU dan Bursa Peluang Usaha’, yang membicarakan strategi pemberdayaan ekonomi Nahdliyin dan penawaran peluang-peluang usaha untuk para pengusaha Nahdliyin di seluruh indonesia. 
Menurut Ketua Umum HPN Ir Abdul Kholik, peluang usaha yang akan ditawarkan dalam ajang Saudagar Fest antara lain wirausaha Ticketing (kerjasama HPN-Tiket.com grup usaha SCTV) dan Usaha Micro Finance (kerjasama Koperasi HPN-Syirkah Muawanah dengan Skd-Raptor, sebuah perusahan Venture Capital asal Singapore.

HPN juga menawarkan Usaha Produksi Beras Organik (kerjasama HPN-PT SAE) dan  peluang usaha menjadi pemasok supermarket Carefour (kerjasama HPN-PT Trans Retail Indonesia).

“Semua peluang usaha tersebut akan dipaparkan secara mendalam oleh masing-masing partner usaha HPN,” tegas Abdul Kholik.

Sebagai badan asosiasi pengusaha yang non-struktural di NU, HPN bertekad menjadi wadah bagi para pengusaha NU yang ingin mengembangkan usaha dan pasar dengan menggunakan spirit Nahdlatut Tujjar yang dibentuk pada 1918.

“Atas dasar itu, HPN ingin mengejar ketertinggalan akses dan keterampilan bisnis para saudagar NU yang pernah diidam-idamkan Kyai Wahab Hasbullah saat menggagas Nahdlatut Tujjar,” lanjut Abdul Kholik yang juga pemilik dan Direktur Utama Azet Surya, perusahan manufaktur energi solar cell.

Karena itu, di sela Saudagar Fest 2013, HPN mengundang 200 pengusaha NU dan juga perwakilan LPNU dari 11 PWNU di Indonesia, dalam silaturahim Saudagar NU pada 14-15 September 2013.

“Dalam silaturahim tersebut, para pengusaha akan kami tawari untuk mengembangkan usaha bisnis di lima sektor tadi, di samping mengembangkan jaringan HPN di 11 provinsi sebagai tahapan awal,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, HPN didirikan dan diluncurkan oleh PBNU di Jakarta Convention Center, Jakarta, dalam acara “NU Expo 2011” sebagai rangkaian peringatan hari lahir NU.

Siaran pers HPN menyebutkan, ke depan HPN merupakan asosiasi pengusaha independen berbasis pebisnis Nahdliyin dan akan menginduk pada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sabagai wadah pebisnis di Indonesia.  Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: