IPPNU: Pelajar Perlu Hidupkan Semangat Kebangsaan

JAKARTA – Pelajar Indonesia perlu menghidupkan kembali semangat kebangsaan. Semangat kebangsaan merupakan kunci pertahanan bagi pelajar dan kaum muda umumnya untuk menjaga nilai-nilai luhur di tengah banjirnya budaya-budaya luar yang masuk.

Demikian disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) Farida Farichah saat ditemui NU Online usai menonton tayangan perdana film ‘Sang Kiai’ di Cinema XXI, Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/5) sore.

“Di tengah arus globalisasi, para pelajar secara pasif mengonsumsi cara berpakaian, cara makan, cara bersikap, bahkan cara berpikir bangsa luar yang dijajakan melalui tayangan media elektronik seperti televisi dan internet,” kata Farida Farichah saat mengomentari Hari Kebangkitan Nasional 2013 yang diperingati pada 20 Mei setiap tahun.

Kebangkitan Nasional awalnya dirintis dari gerakan pendidikan dan kebudayaan. Para aktivis pendidikan dan kebudayaan mencoba menjawab tantangan zamannya di awal 1900-an, kata Farida Farichah.

Di masa itu, para aktivis menilai tantangan zaman terletak pada akses pendidikan yang belum merata di kalangan pribumi. Diskriminasi itu mengakibatkan mental budak yang selalu mengekor kepada penjajah atau kalangan bangsawan pribumi.

Farida menambahkan, sikap mengekor ini kemudian menempatkan bangsa asing Eropa seperti Belanda, Inggris, Jerman, Perancis, bangsa Timur Tengah seperti Arab dan Persia, maupun Timur Jauh seperti India, Cina, dan Jepang.

Kini, hal itu berulang terjadi pada remaja dan pelajar Indonesia kini yang meniru budaya luar yang dapat disaksikan dengan mudah melalui teknologi informasi, tandas Farida.

Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this:
:)