Kereta Api Cepat Madinah-Makkah Siap 2014!

MADINAH – Organisasi Kereta Api Saudi mengumumkan proyek kereta api cepat, sepanjang 450 km yang menghubungkan Mekkah, Madinah dan Jeddah akan beroperasi pada awal 2014.

Proyek ini juga akan menghubungkan wilayah utara dan selatan Saudi, menghubungkan daerah-daerah padat penduduk dengan kawasan industri dan pusat perekonomian.

Menteri Perhubungan Saudi dan Direktur Organisasi Kereta Api, mengabarkan kepada Saudi Press Agency bahwa stasiun tambahan diharapkan dapat dibangun di Abyar Ali di Madinah, setelah konstruksi pembangunan konstruksi lima stasiun baru.
Stasiun tersebut diatas akan dibangun di kota Jeddah, Bandara King Abdul Aziz di Jeddah, dan kawasan ekonomi King Abdullah, serta di Makkah dan Madinah.

Konstruksi stasiun utama di Makkah diperkirakan menghabiskan dana SAR3.2 milyar atau sekitar ($853.6 juta).

Pada Oktober tahun lalu, organisasi kereta api tersebut memberikan kontrak pada konsorsium AlShoula untuk melaksanakan proyek tahap kedua, yang meliputi konstruksi jalur kereta api, jaringan elektrik, pusat kontrol operasi, instalasi sinyal dan sistem telekomunikasi serta penyediaan kereta api cepat Talgo dan 350 rangkaian kereta

Konsorsium tersebut, yang terdiri dari dua perusahaan Saudi Arabia dan 12 perusahaan Spanyol, meliputi operator kereta api Spanyol Renfe, Obrascon Huarte Lain, Talgo, Adif dan delapan lainnya akan mengoperasikan dan memelihara sistem selama 12 tahun

Pada Januari tahun ini, Saudi Arabia telah menyetujui perjanjian dengan konsorsium Spanyol senilai $8.22 milyar untuk tahap dua proyek kereta api cepat ini.

Kontrak senilai $1.8 milyar untuk tahap pertama dimenangkan oleh aliansi Al Rajhi pada 2009, yang merupakan konsorsium dari perusahaan China dan Saudi yang masing-masing adalah China Railway Engineering dan Alstom Transport.

Tahap pertama dari proyek ini adalah pekerjaan sipil yang meliputi pembangunan jembatan, viaduk,  dinding pembatas, terowongan, dan tanggul.
Jalur Makkah-Madinah akan menjadi bagian dari jalur utama, yang menghubungkan Jeddah dan Riyadh serta Dammam. Jalur ini diharapkan mampu mengangkut 150.000 penumpang setiap harinya. Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: