Ketum IPPNU: Terus Kawal Pelajar NU!

Kudus – Pimpinan Pusat IPPNU mengajak jajaran pengurus di semua tingkatan untuk selalu memperhatikan dan merawat pelajar NU. Jangan sampai pelajar NU terpengaruh dengan ajaran-ajaran dan ideologi yang tidak sesuai dengan Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja).

“Saya ajak PR, PK, PAC, PC, PW dan PP selalu mengawal secara penuh para pelajar NU agar ke depan pelajar NU mempunyai pendirian yang kuat,” kata Ketua Umum PP IPPNU Farida Farichah dalam acara Latihan kader Muda (Lakut) IPNU-IPPNU Kudus di Taman Sardi Dawe, Sabtu (9/2).

Farida mengatakan, memasuki usia pertengahan abad lebih ini, tantangan IPNU-IPPNU sangat berat terutama adanya ancaman ideologi Aswaja di kalangan pelajar. IPNU-IPPNU harus bergerak cepat dalam memperkuat idiologi aswaja agar generasi masa depan NU bisa terjaga.

“Sebagai kader NU, kita mengupayakan rencana stretegi masa depan dalam mengawal pelajar NU sehingga kader-kader bisa terorganisir secara baik dan memegang teguh ideology aswaja.”tegas Ketua umum yang baru terpilih dalam kongres IPPNU di Palembang Nopember 2012 lalu.

Ia menambahkan kader NU harus memahami kutur Islam di Indonesia. Menurutnya, Islam orang Indonesia memiliki rasa toleransi lebih tinggi dan culture islamnya tetap tradisional.

“NU lahir di Indonesia,jadi Islam berbeda dengan Islam Timur Tengah. Islam Indonesia lebih toleran,”tegasnya lagi.

Di depan peserta Lakut, Ia mengajak merenungkan kembali perjuangan sosok pendiri IPNU KH.Tholhah Mansur yang begitu kuat mendirikan organisasi pelajar NU ini. Meski hanya dengan lima orang, namun semangat dan kegigihannya, IPNU-IPPNU bisa berkembang sampai pelosok nusantara.

“Oleh karena kita harus selalu menjaga integritas, mengembangkan ketrampilan yang kita miliki dengan selalu menjaga akhlaqul karimah dan memperkuat silaturahim.”tandas Farida di depan peserta Lakut.

Latihan kader Utama yang diselenggarakan PC IPNU-IPPNU Kudus ini berlangung mulai Jum’at-Senin (8-11/2) ini. Sebanyak 39 kader pilihan dari utusan sembilan PAC IPNU-IPPNU se Kudus mengikuti dengan seksama dan antusias.

Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: