KH Isrofil Amar: ISNU Berperan Layaknya Kampus

JOMBANG – Banyaknya lembaga, badan otonom serta lajnah yang dimiliki NU hendaknya dapat berkiprah sesuai harapan. Agar tidak terjadi tumpang tindih dalam berkhidmat, hendaknya ISNU bisa memerankan diri seperti layaknya kampus.

Hal ini seperti disampaikan KH Isrofil Amar saat memberikan sambutan atas nama PCNU Jombang pada Musyawarah Kerja Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Jombang (23/3). “Peran strategis yang dapat diambil oleh ISNU adalah dengan mengoptimalkan peran Tri Dharma Perguruan Tinggi,” katanya.

Dosen Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang ini menandaskan bahwa dengan kelebihan yang dimiliki, para sanjana diharapkan mampu mengisi peran pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Apalagi diakui bahwa mayoritas umat Islam masih terbelakang dalam hal kesejahteraan ekonomi dan sumber daya manusia.

Menurut Kiai Isrofil, sapaan akrabnya, mengentaskan dua problem ini saja sudah pekerjaan yang lumayan berat namun mulia. Namun dengan ketersediaan SDM yang dimiliki, Kiai Isrofil optimis peran strategis itu bisa dilakukan oleh ISNU. Bahkan bila komitmen dengan tugas suci tersebut, NU siap untuk bersinergi.

“PCNU Jombang akan selalu mengikuti dan memback-up kiprah ISNU,” katanya disambut aplaus hadirin.

Sebelumnya, Ketua PC ISNU Jombang Ahmad Athoillah, menandaskan bahwa keberadaan badan otonom ini akan berupaya membangkitkan semangat dalam mengabdi kepada NU dan warga.

“Karenanya kita ingin bersinergi dengan banyak kalangan, termasuk NU dan birokrasi untuk bisa membantu menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata alumnus pasca sarjana Unair ini.

Gus Aik, sapaan kesehariannya, tidak menampik kalau sumber daya manusia dan ekonomi warga NU masih tertinggal. Karenanya diharapkan keberadaan ISNU mampu mempercepat munculnya insane berkualitas dengan ditopang perkembangan ekonomi yang menggembirakan.

Acara Musker diselenggarakan di Aula Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang. Sedangkan program pokok yang akan menjadi konsentrasi pengurus adalah pemetaan, pengembangan dan penguatan kelembagaan.

“Selanjutnya adalah optimalisasi peran ISNU dan mobilitas sosial warga, diskusi masalah regional dan kebangsaan serta pengembangan jaringan kerja,” kata Ketua Panitia Musker, Muhammad Hani.

Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: