KH Syafiuddin Abdul Wahid Kembali Pimpin PCNU Sampang

SAMPANG – Konferensi Cabang (Konfercab) NU Sampang, Jawa Timur menetapkan kembali KH Syafiuddin Abd Wahid, pengasuh Pesantren Darul Ulum Gersempal Omben Sampang sebagai Rais Syuriyah PCNU masa khidmah 2013-2018.

Sementara KH Abd Muhaimin Abd Bari Pengasuh Pesantren Darut Tauhid Injelan Sampang terpilih kembali sebagai Ketua Tanfidziyah masa khidmat 2013-2018.

Konfercab NU Sampang yang diselenggarakan pada Sabtu (23 Maret 2013) ini bertempat di Kantor PCNU Sampang dan dibuka secara resmi oleh Bupati Sampang Fannan Hasib yang juga baru dilantik dan merupakan salah satu kader NU Sampang.

Usai ditetapkan kembali sebagai Rais Syuriyah, KH Syafiuddin Abd Wahid mengatakan akan langsung bermusyawarah dengan pihak tanfidziyah dan Tim Formatur untuk membentuk susunan pengurus.

Konferensi NU Sampang ini dimulai jam 08.00 pagi dengan diawali dengan acara pembukaan yang kemudian dilanjutkan dengan sidang pleno pembahasan tata tertib yang cukup alot dan memakan waktu cukup lama, namun demikian, semangat para peserta untuk mensukseskan konferensi ini tidak mengendor.

Setelah istirahat sebantar untuk menunaikan sholat Ashar, agenda berikutnya adalah Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sampang masa khidmat 2007 – 2012, LPJ yang dibacakan langsung oleh sekretaris PCNU yang didampingi oleh jajaran PCNU ini tidak mengalami hambatan apapun dan para peserta secara aklamasi menerima laporan tersebut.

Agenda acara setelah LPJ adalah sidang komisi yang terdiri dari 4 komisi, yaitu : Komisi Organisasi, Komisi Program, Komisi Rekomendasi dan Komisi Bahtsul Masail Diniyah.

Salah satu sidang komisi yang cukup memakan waktu lama adalah Komisi Bahtsul Masail yang pada konferensi ini membahas berbagai persoalan yang timbul di masyarakat Sampang, salah satunya adalah membahas tentang hukum permainan kelereng yang akhir-akhir ini sedang ramai di Sampang dengan sistem permainan dengan pungutan uang sebagai dalih uang pendaftaran.

Setelah sidang-sidang komisi dirampungkan, agenda beranjak ke sidang pleno pengesahan hasil sidang-sidang kemisi, yang kemudian dilanjutkan dengan sidang pleno pemilihan Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Sampang masa khidmat 2013 – 2018.

Dalam sidang pleno yang dipimpin oleh pengurus PWNU Jatim ini, sempat terjadi pembahasan alot dan sempat menimbulkan reaksi yang sedikit menimbulkan kegaduhan di arena konferensi, namun demikian, tahap pemilihan dan penetapan Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah akhirnya tetap terlaksana sesuai dengan lancar.

Dalam tahapan pemilihan Rais Syuriah, KH Syafiuddin Abd Wahid yang merupakan Rais Syuriyah pada periode sebelumnya meraih suara yang begitu besar, disusul dengan suara KH Abd Muhaimin yang merupakan ketua tanfidziyah periode sebelumnya. Sesuai dengan tata tertib yang sudah diputuskan, bakal calon yang berhak maju ke tahapan berikutnya adalah calon yang mendapatkan dukungan minimal 35 suara, namun KH Abd Muhaimin menyatakan mundur dan menyerahkan kepada KH Syafiuddin Abd Wahid. Akhirnya secara aklamasi, KH Syafiuddin secara aklamasi terpilih kembali untuk menjadi Rais Syuriyah masa khidmat 2013 – 2018.

Pada tahapan pemilihan Ketua Tanfidziyah, sosok KH Abd Muhaimin Abd Bari sepertinya tidak bisa ditandingi, pada tahapan awal, suara yang diraih oleh ketua tanfidziyah masa khidmat 2007 – 2012 begitu besar mengalahkan calon-calon yang lain, seperti KH Aunur Rofiq (pengasuh PP Bustanul Huffadz Sampang), KH Abd Halim Thoha, KH Faidol Mubarok.

Sesuai dengan tata tertib, yang berhak maju untuk tahapan berikutnya adalah calon yang mendapatkan dukungan suara minimal 35 suara, pada kesempatan itu, hanya ada dua calon yang berhak maju, yaitu KH Abd Muhaimin Abd Bari dan KH Ainur Rofiq Manshur, namun ketika diminta menyampaikan pernyataan kesediaannya, KH Ainur Rofiq Manshur menyatakan tidak siap karena kesibukan internal pesantren yang tidak bisa ditinggalkan, akhirnya, KH Abd Muhaimin Abd Bari terpilih secara aklamasi untuk memimpin PCNU Sampang masa khidmat 2013 – 2018.

Sedangkan para peserta Konfercab mengharapkan terpilihnya duet KH Syafiuddin Abd Wahid – KH Abd Muhaimin Abd Bari ini dapat membawa PCNU Sampang ke arah yang lebih baik sesuai dengan motto konferensi kali ini ” Khidmah Nahdliyyah untuk Kemasalahan Ummat”.

Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: