Makna Ramadhan Sebagai Bulan Perjuangan Hak Anak

Jombang, NU Online
Hak Asasi Manusia (HAM), atau yang lebih luas, nilai-nilai kemanusiaan tidaklah banyak jumlah-nya bisa dihitung dengan jari. Begitu juga hak yang berhubungan dengan anak, tidak banyak. Dalam Undang-undang perlindungan anak nomor 23 tahun 2002, hak-hak anak disebutkan dalam 15 pasal.

Hak, termasuk hak anak, memang tidak banyak, tetapi cara memperjuangkannya tidak terhingga. Setiap tempat dan setiap waktu berbeda-beda cara memperjuangkannya. Memperjuangkan hak-hak anak yang hidup bebas dan berada dalam lindungan orang tua berbeda dengan cara memperjuangkan hak-hak anak yang memiliki masalah dengan hukum.

Berkaitan dengan hal itu, di dalam bulan Ramadhan yang penuh barokah ini, siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tambakberas Jombang, berusaha melakukan kegiatan untuk turut serta melakukan perjuangan bagi pemenuhan hak-hak anak dan peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Kegiatan yang dilaksanakan oleh siswa-siswi MAN Tambakberas tersebut adalah memberikan bantuan buku-buku bacaan dari berbagai tema kurang lebih 2 dus, bagi Anak yang Bermasalah dengan Hukum (ABH) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jombang.

Kegiatan yang dikemas dalam buka puasa bersama dengan ABH tersebut dimaksudkan sebagai salah satu cara dari sekian banyak cara memperjuangkan hak anak. Salah satu hak anak yang tertuang dalam UU Perlindungan Anak adalah hak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakatnya. Diharapkan sumbangan buku tersebut bisa memenuhi hak akan pendidikan yang tidak bisa didapatkan ABH.

Sebelum kegiatan buka bersama dimulai, para ABH Lapas Jombang yang berjumlah 20 orang berkenalan dengan siswa-siswi MAN Tambakberas secara bergantian. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala MAN Tambakberas, H Sutari Ahsan, Waka Humasy Dra. Nida’us Sa’adah, Waka Kesiswaan Dra. Maslachah Ammah dan Waka Kurikulum H M. Ilyas, yang mendampingi 10 orang siswa-siswi MAN Tamabkberas. Sedangkan dari pihak Lapas Jombang hadir Kuswiyanto beserta satu orang staf-nya. Kegiatan ini juga dihadiri pengurus Lembaga Perlindungan Anak Jombang (LPA) dan Perkumpulan Alharaka.

Dalam kesempatan tersebut, H. Sutari Ahsan dalam sambutannya menyampaikan bahwa, teman-teman dari MAN Tambakberas Jombang bermaksud untuk turut peduli terhadap kondisi ABH yang sekarang menjalani masalah hukum.

”Kami dan para siswa dan siswi MAN Tambakberas dengan seperti ini bisa mengerti kondisi anak-anak penghuni Lapas. Kondisi saat ini yang dirasakan oleh anak-anak di Lapas merupakan ujian dari Allah SWT, semoga kalian bisa lulus dari ujian ini, dan menjadi manusia yang baik. Karena kalian masih sangat muda, dan masih panjang dalam mengarungi kehidupan” tambah pria yang akrab disapa pak Tari ini.

Lebih lanjut dia menyatakan ”Apa yang dilakukan siswa-siswi MAN Tambakberas ini sebagai upaya untuk turut peduli terhadap kondisi hak-hak anak, terutama anak-anak yang memiliki masalah dengan hukum. Apalagi saat ini adalah bulan yang penuh barokah. Semoga yang digagas dan dilakukan siswa-siswi MAN Tambakberas ini bisa memberikan inspirasi bagi yang lain untuk peduli terhadap anak-anak di Lapas”.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: