’Nonton Bareng’, Pengurus Masjid Beri Masukan PBNU

WONOSOBO – Film ’Sang Kiai’ mendapat sambutan hangat dari banyak kalangan. Sedikitnya 50 pengurus masjid mengadakan ’nonton bareng’ film ’Sang Kiai’ yang diputar di gedung bioskop Dieng Cinema Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Ahad (2/6) siang.
Acara nonton bareng digelar di sela agenda pendidikan dan lantihan untuk pendamping masjid oleh Pengurus Pusat Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) NU, 31 Mei-2 Juni 2013. Mayoritas peserta menyambut positif film tentang perjuangan Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari ini. Sang Kiai dinilai mendidik, utamanya di bidang sejarah dan teladan sikap seorang tokoh.

Salah seorang peserta, Nurul Mubin, mengatakan, film itu berkontribusi dalam menyingkap sejarah penting NU, seperti Resolusi Jihad, yang selama ini disembunyikan. ”Jujur saya emosi, ternyata sejarah kita banyak yang diberangus. Saya kira PBNU harus membuka sejarah-sejarah NU yang sebenarnya,” kata seorang pengurus LTM PCNU Tegal, Jawa Tengah, ini.

Menurut dia, penyingkapan sejarah oleh PBNU dapat diwujudkan dalam bentuk buku yang diproduksi massal agar dibaca khalayak Tanah Air. ”Kalau perlu dimasukan kurikulum sekolah. Pengalaman saya, kaum pelajar sekarang tidak tahu tentang Resolusi Jihad, Hizbullah, dan lain-lain,” sambungnya.

Sujendro, Ketua Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) Kotasari, Purbalingga, Jawa Tengah menambahkan, PBNU sebaiknya tak larut dalam sikap sekadar bereaksi. ”Jarang sekali menerapkan pepatah ’sedia payung sebelum hujan’. Seperti film ini. Kalau ada serangan dari luar saja baru bereaksi,” tuturnya.

Terkait Sang Kiai, secara umum Sujendro menilai baik film ini karena menjadi sarana pendidikan karakter. Namun, menurut dia, Hadratussyaikh sesungguhnya tak membutuhkan gelar atau pujian kepahlawanan lantaran ketulusannya dalam berjuang.

”Seumpama Mbah Hasyim hidup, dan melihat film ini, apakah beliau ridla? Karena beliau sangat ikhlas. Justru ini semacam memamerkan amalnya,” kata Sujendro yang mengaku baru pertama kali memasuki gedung bioskop.

Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: