PBNU: Pemerintah Harus Lebih Aktif Lagi Soal Suriah

WONOSOBO – Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mendorong keterlibatan pemerintah Indonesia dalam membantu menyelesaikan konflik Suriah yang saat ini sudah menelan lebih dari 100 ribu nyawa.

“Saat ini masih ada kesempatan sebelum terlambat,” katanya dalam konferensi pers setelah pembukaan rapat pleno PBNU, Sabtu (7/9).

Ia menegaskan, langkah militer yang digagas oleh Amerika Serikat sejumlah negera sekutunya tidak akan menyelesaikan masalah. 

“Dialog merupakan cara terbaik dalam menyelesaikan masalah ini,” tegasnya.

Kiai Said berharap pemerintah Indonesia berperan lebih aktif dalam mendorong negara-negara Muslim secara bersama-sama menyelesaikan masalah tersebut.

OKI, menurut Kang Said, sejauh ini tidak jelas peran yang dilakukannya. “OKI itu seperti la yamuutu wa la yahya, (tidak kehilatan hidup atau matinya). Ya daripada tidak ada,” tandasnya.

Dalam pertemuan G20 di Rusia, SBY menegaskan penolakannya atas upaya penyelesaian konflik Suriah dengan cara-cara kekerasan, apalagi tanpa mandat dari PBB.

“Menurut pandangan saya adalah, masyarakat internasional (internastional community), yang diberikan mandat oleh perserikatan bangsa-bangsa untuk melaksanakan sejumlah tugas, yang mengandung tiga elemen tadi tentu tidak semua dilaksanakan oleh international community. Selebihnya dilaksanakan oleh bangsa Syiria, pemerintah Syiria, pemimpin-pemimpin dan tokoh-tokoh Syiria sendiri,” kata Presiden dalam keterangan pers di St Petersburg, Jumat sore waktu setempat, seperti dilansir oleh Antara. Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: