PBNU Tutup Kaderisasi PMII dengan 2 Ijazah

KARAWANG – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menutup kaderisasi Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) dengan dua ijazah sekaligus di Pusat Kaderisasi PBNU, Karawang, Rabu (24/4) malam.

Sedikitnya 27 pengurus harian PB PMII menerima dua ijazah. Ijazah pertama berupa sertifikat formal sebagai pernyataan peserta kaderisasi penggerak NU. Sedangkan ijazah kedua berupa ijazah pelbagai zikir dan hizib.

Ijazah secara simbolis diberikan Ketua PP LAZISNU KH Masyhuri Malik dan Wasekjen PBNU Abdul Mun‘im DZ kepada Ketua Umum PB PMII Adin Jauharudin dan sekretaris umum PB PMII.

“Sahabat sekalian memberikan harapan NU ke depan bagi kami. Karena, sahabat yang ikut kaderisasi di sini akan menjadi ujung tombak pengurus NU ke depan yang tantangannya tentu jauh lebih berat,” kata seorang instruktur kaderisasi Lilies Nurul Husna dalam sambutan penutupan kaderisasi penggerak NU angkatan VI.

Sedangkan Abdul Munim DZ menitipkan amanah PBNU kepada peserta kaderisasi. “Peci hitam dengan label ‘Penggerak NU’ itu bukan gratis. Sahabat mendapatkan peci hitam itu dengan penuh perjuangan mulai dari materi, mujahadah, latihan fisik, hingga pembaiatan,” katanya.

Peci hitam ‘Penggerak NU’, lanjut Abdul Munim DZ di hadapan peserta kaderisasi Penggerak NU angkatan VI, akan membuat sahabat sekalian percaya diri dalam menghadapi segala bahaya dan tantangan bagi NU.

Setelah penutupan ini, kata pembawa acara Amir Makruf, sahabat sekalian tidak segera kembali ke Jakarta. Sahabat sekalian masih melakukan mujahadah jam 3 dini hari nanti. Saat itulah KH Nur Muhammad akan memberikan ijazah atas sejumlah zikir, doa, dan hizib yang telah dipelajari.
Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: