PW IPNU Jawa Barat Gelar Proses Regenerasi

SUMEDANG – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Provinsi Jawa Barat membahas regenerasi di tubuh pelajar. Hal itu mengemuka pada Halal Bil Halal sekaligus konsolidasi kaderisasi dan koordinasi organisasi di Pesantren An Nur Sumedang, pada Sabtu-Ahad (31 Agustus-1 September).

Kegiatan itu dihadiri Dr. H. Eman Suryaman,MM Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Barat, KH. Sa’dulloh, SQ Ketua Tanfidziyah PCNU Sumedang serta seluruh jajaran pengurus pimpinan cabang IPNU se-Jawa Barat.

Ketua PW IPNU Jawa Barat, Acef K Hidayat Susanto mengungkapkan, lewat momentum ini kita ingin menyamakan persepsi bahwa NU mengharapkan kita meneruskan estafeta kepemimpinan pada beberapa dekade ke depan.

“Sudah siapkah kita meneruskan hal itu? Mau dibawa ke arah mana organisasi kita ini? Makanya persepsi kita tentang target capaian organisasi dan penguatan kaderisasi harus kembali kita perkuat supaya gerak sinergis dan berkesinambungan,” ungkapnya.

Selain itu, KH. Sa’dulloh, SQ Ketua PCNU Sumedang mengungkapkan pentingnya berorganisasi untuk mengembangkan potensi diri, mengembangkan relasi dan pembelajaran manajerial. Dengan aktif di IPNU maka potensi kita semakin terasah, orang semakin tau kualitas diri kita, kualitas keberhasilan hidup kita.

Ketua PWNU Jawa Barat, H. Eman Suryaman mengatakan, bahwa sebagai kader IPNU harus memiliki kebanggaan. Bangga karena kita bagian dari organisasi Islam terbesar, bangga karena kita memiliki rentang sejarah yang panjang dan akar ideologi yang kuat.

Untuk itu, kata dia, melalui momentum Halal Bihalal ini IPNU harus kembali memperkuat komitmen ideologis melalui kerja-kerja kaderisasi dan kerja-kerja organisasi dalam kerangka menopang tujuan NU di bidang agama, sosial, dan politik. “Di bidang politik ketika NU sudah menentukan sikap, maka IPNU wajib memperkuatnya” ungkapnya.

Selain halal bilhalal, kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan koordinasi organisasi dan konsolidasi kaderisasi dengan merangkum berbagai usulan dan gagasan dari cabang terkait dua hal tersebut yang akan dibawa dalam forum Rakernas IPNU akhir tahun ini.

Usulan-usulan tersebut diharapkan menjadi bahan masukan dalam menyusun dan mengesahkan draft peraturan organisasi khususnya bidang kaderisasi dan organisasi pada Rakernas IPNU nanti. Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: