Teliti Lagi, Ada Logo NU Yang Salah Telah Beredar Luas di Internet

MALANG – Warga NU diharapkan lebih hati-hati dan teliti dalam menggunakan logo Nahdlatul Ulama yang beredar di khalayak utamanya di dunia maya.

Pasalnya, kini sudah ditemukan ada tulisan Nahdlatul Ulama mengalami kesalahan, khususnya pada tulisan Arab yang melintasi gambar bumi pada logo tersebut. Dalam tulisan itu, kata Nahdlatul Ulama yang seharusnya huruf ‘lam’ pada kata itu langsung bersambung dengan huruf ‘ain’. Akan tetapi, pada logo yang salah tersebut, tertulis ‘lam alif’, sehingga jika dibaca, tulisan itu akan terbaca sebagai ‘Nahdlatulaa Ulama’.

Mujiharto, kepala MTs Nahdlatul Ulama Kepuharjo Karangploso Malang, Sabtu (27/4) menyatakan sebenarnya, ia menemukan penggunaan logo yang salah itu pada beberapa blog dan website komunitas NU. 
“Sebenarnya, kami sudah lama menemukan pemakaian logo salah tersebut di facebook KMNU (Kesatuan Mahasiswa Nahdlatul Ulama) Universitas Islam Lampung, tapi baru kali ini saya bisa meminta konfirmasi,” ungkapnya.

Di dunia maya, logo yang salah tersebut sudah banyak beredar, utamanya di situs jejaring sosial. Diantara yang telah ditemukan Mujiharto, ialah logo yang digunakan oleh facebook PCNU Wonosobo, PCNU Balikpapan, dan situs blog di www.beasiswa-muslim.blogspot.com.

“Diantaranya, saya telah menemukan beberapa facebook seperti: PCNU Wonosobo, dan PCNU Balikpapan, KMNU Unila dan KMNU UPI. Tapi yang Wonosobo sudah kami minta konfirmasi, dan menyadari bahwa telah terjadi kesalahan. Sedangkan yang berupa blog adalah : blog beasiswa muslim ke Saudi Arabia,” katanya saat dimintai keterangan di kantor MTs Nahdlatul Ulama Karangploso.

Selain itu, ternyata logo salah tersebut juga telah dipakai di sebuah acara jamaah maulid di kota Batu Jawa Timur yang diadakan oleh jamaah maulid Riyadlul Jannah bekerja sama dengan PCNU Kota Batu Jawa Timur.

“Saya melihat logo yang dipakai panitia pada surat undangan yang disebarkan pada masyarakat umum dan banner panggung adalah salah, dengan kesalahan yang sama,” paparnya.

Setalah diteliti baik-baik bersama, rupanya logo itu ada kemiripan dengan logo partai Nahdlatul Ummat Indonesia (PNUI).

“Mungkin ini adalah modifikasi dari logo PNUI ini,” tutur kepala madrasah kelahiran Trenggalek itu.

Namun, ketika ditanya, adakah kemungkinan bahwa kesalahan itu ada unsur kesengajaan, ia tidak bisa memastikan.

“Kalau masalah ada pihak yang secara sengaja melakukannya atau tidak, saya tidak bisa memastikan.”

Demikian pula ketika ditanya, apakah sebelum ini ia telah melaporkan pada tokoh-tokoh atau pengurus NU setempat, ia menjawab belum.

“Saya belum melaporkannya pada pengurus NU sebelum ini, ini adalah pertama kalinya saya melaporkan.”

Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: