Inilah Agenda Pembahasan Munas NU 2014

JAKARTA – Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama pada 13, 14 dan 15 Juni 2014 nanti di Pondok Pesantren Al-Hamid Cilangkap, Jakarta Timur, akan membahas banyak materi penting. Beberapa diantaranya dipersiapkan untuk disahkan pada forum tertinggi Muktamar NU 2015.

Menurut sekretaris panitia perumus (SC) Abdul Mun’im DZ, munas antara lain akan membahas soal sistem ketatanegaraan Indonesia menurut perspektif NU yang dikumpulkan dan diramu dari berbagai ceramah dan catatan para ulama pendiri NU dari generasi ke generasi.

Sistem ketatanegaraan perspektif NU ini diharapkan dapat menjadi pedoman warga, terutama yang aktif dalam percaturan politik. “Kader NU yang berpolitik saat ini juga merasa tidak punya pedoman,” kata Mun’im.

Selain sistem ketatanegaraa, Munas dan Konbes juga akan membahas pengenai konsep ekonomi nasional dan platform ekonomi Nahdliyin.

Perwakilan dari 33 wilayah NU dan beberapa ulama dari berbagai pesantren di Indonesia juga akan membahas mengenai kode etik penyiaran agama. Jangan sampai media dakwah dimanfaatkan oleh orang untuk menghujat dan mengkafirkan kelompok lain.

Pembahasan lainnya yang paling penting adalah sistem pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU dengan menggunakan model ahlul halli wal aqdi, tidak lagi menggunakan pemilihan langsung oleh perwakilan cabang dan wilayah se-Indonesia dengan sistem suara terbanyak.

“Ini nanti kita matangkan di Munas untuk disahkan di Muktamar. Model ahlul halli wal aqdi ini sangat bagus untuk organisasi namun masih harus kita sosialisasikan ke daerah-daerah. Karena masalahnya apakah daerah-daerah itu mau kalau dikurangi haknya,” kata Mun’im.

Munas juga akan menyempurnakan AD/ART NU. Menurut Wakil Sekjen PBNU itu, AD/ART yang ada saat ini masih merupakan produk tahun 1952 pada saat NU berubah menjadi partai politik, bukan AD/ART yang sesuai dengan Khittah NU 1926.

Ditambahkan, terkait pembahasan AD/ART ini, Munas dan Konbes U hanya akan merekomendasikan draft materi yang secara organisatoris baru akan disahkan dalam forum Muktamar 2015 nanti. Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: