22 Oktober, Jamaah Yasin Pringsewu Kirim Fatihah Bagi Para Pahlawan

Pringsewu, Hari santri yang jatuh pada Hari Kamis (22/10/2015) bertepatan dengan malam Jumat Kliwon. Pada setiap malam tersebut, Warga NU Kabupaten Pringsewu terbiasa mengadakan Kegiatan Yasinan yang dipusatkan di Masjid, Musholla dan Majelis Taklim yang ada dilingkungan masing masing.

Dalam kegiatan tersebut, beberapa kelompok Jamaah Yasinan bergabung untuk beribadah sekaligus menjalin silaturahmi antar Jamaah. Khusus di di momen tersebut, PCNU mengimbau kepada seluruh Jamaah Yasinan yang ada di Kabupaten Pringsewu untuk mendoakan para pejuang santri yang telah gugur mewujudkan kemerdekaan. Mereka adalah pahlawan pada umumnya.

“Mari kita berdoa semoga arwah para pejuang santri yang telah mendahului kita mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” kata Ketua PCNU Pringsewu H. Taufiqurrohim, Rabu (21/10/15). Ia menambahkan bahwa Hari Santri ini sangat penting untuk diperingati karena berkat jasa jasa pejuang santri kita dapat menikmati nikmatnya kemerdekaan.

“Ini merupakan wujud syukur kepada Allah SWT sekaligus ungkapan terimakasih kita kepada para pejuang kemerdekaan,” tambahnya. 

Sementara terkait penolakan dari beberapa kelompok tentang penetapan Hari Santri Nasional, Wakil Sekretaris PCNU Pringsewu Muhammad Faizin meminta hal tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Ia menilai hal itu sebagai bentuk beragamnya pola pikir manusia.

“Masing-masing kan punya hak berpendapat. Dan sadar ataupun tidak sadar sering pendapat kita dipengaruhi oleh sentimen pribadi atau kelompok,” pungkasnya.

Oleh karena itu, Faizin mengimbau untuk selalu mengedepankan 4 bentuk ukhuwah yaitu Ukhuwah insaniyah, ukhuwah ubudiyah, ukhuwah basyariyah dan ukhuwah diniyyah diantara kaum muslimin. Hendaknya semua pihak tidak mengedepankan ego pribadi atau kelompok dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. (Red: Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: