86 Banser Cilacap Ikuti Diklatsus Bagana

Cilacap, Selama 3 hari 3 malam di desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah sebanyak 86 Banser yang mengikuti pendidikan dan latihan khusus Banser Tanggap Bencana (Diklatsus Bagana), Jumat-Ahad (13-15/11). Diklatsus ini diikuti oleh perwakilan dari masing-masing Satkoryon yang ada di Kabupaten Cilacap.

“Diharapkan Cilacap mempunyai kader Banser yang tangguh dalam menangani kebencanaan, karena Cilacap merupakan daerah rawan bencana, karena kondisi alamnya yang beraneka ragam tekstur serta kondisinya,” ungkap Jamal Albaab, S.Ag Kasatkorcab Banser Cilacap di arena pelatihan.

Ia menambahkan, materi yang diajarkan sesuai dengan Peraturan Organisasi (PO) kebanseran tentang Bagana diantaranya mountineering, manajemen posko darurat, water rescue, dan materi lainnya sehingga diharapkan peserta bisa tanggap dan tangguh sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana.

Ketua PC GP Ansor Cilacap, Libanun Muzayyin menambahkan, banser sekarang paradigmanya berbeda sehingga perlu mempunyai keahlian khusus menuju profesionalisme. “Sehingga bukan sekedar masa depan NU, tetapi harus bisa menjadi NU masa depan yang cerdas dalam berpikir dan bertindak,” ujarnya.

Instruktur yang ada dalam Diklatsus berasal dari jajaran Satkornas, Satkorwil Jawa Tengah dan Satkorcab sesuai dengan keahliannya masing- masing.

Setelah tiga hari pelatihan acara ditutup dengan simulasi ganda di alun-alun Majenang yang dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Muspida, PCNU Cilacap beserta Banomnya dan ditutup dengan pengukuhan Bagana serta pengajian akbar. (Herry/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: