Alissa Wahid: Tantangan NU Berbeda Tiap Zaman

Jakarta, Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Qotrunnada mengatakan, Nahdlatul Ulama memiliki tantangan yang tak selalu sama. Arah perjuangan NU berbeda-beda di setiap zaman, sejak era awal kemerdekaan, Orde Baru, hingga pascareformasi.

Pada awal-awal setelah Proklamasi Kemerdekaan, NU melakukan tanggung jawab mengisi kemerdekaan Tanah Air dan mempertahankannya. Sementara pada masa Orde Baru, NU bersama KH Abdurraman Wahid (Gus Dur) berjuang melawan penindasan rezim penguasa.

“Nah, tantangan NU zaman sekarang adalah bagaimana NU bersikap ketika dunia bingung tentang wajah Islam yang sebenarnya,” imbuh putri sulung Gus Dur ini pada peringatan Maulid Nabi dan Haul Ke-6 Gus Dur di gedung PBNU, Jakarta, Rabu (30/12).

Menurut Alissa Wahid, demikian ia biasa disapa, dunia saat ini membutuhkan NU untuk membuktikan bahwa Islam tak identik dengan kekerasan dan terorisme, melainkan Islam yang mengusung semangat rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi seluruh alam).

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj yang turut hadir dalam kesempatan itu mengatakan, NU sejak awal memahami keberagaman Indonesia sebagai kenyataan yang tak bisa dihindari. Melalui spirit  cinta tanah air yang sudah dirintis para pendiri, NU berkomitmen menampilkan wajah Islam yang ramah.

“Islam di Nusantara sangat berbeda dengan Islam di Timur Tengah yang perang terus. Islam Nusantara adalah Islam yang harmonis dengan kebhinnekaan, harmonis dengan kebudayaan,” tuturnya. (Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)