Ansor Harus Kuasai Internet

Banyuwangi,
Salah seorang Ketua PP GP Ansor Abdullah Azwar Anas mengajak pemuda NU di Banyuwangi untuk sensitif terhadap dunia maya. Menurut Anas, arti jihad dalam konteks kekinian bisa dalam bentuk penguasaan terhadap dunia komunikasi dan informasi teknologi.

“Internet sudah menjadi kebutuhan penting sebagian besar masyarakat dunia,” kata Anas dalam kuliah umum di hadapan anggota GP Ansor Banyuwangi, Ahad (25/10).

Menurutnya, internet bisa menjadi pusat dokumentasi dan informasi organisasi. Internet dengan kemampuannya menghimpun dan menyebarkan informasi penting untuk dimanfaatkan oleh GP Ansor dan organisasi-organisasi lain sebagai corong informasi dan juga kotak arsip.

Dengan meng-upload semua kegiatan ke internet akan menjadi syiar akan kerja organisasi serta menjadikannya mudah untuk diakses kembali ketika membutuhkan dokumentasi kegiatan. “Internet akan menjadi alat penyimpan yang baik,” candanya.

Ketua ISNU Jawa Timur itu juga memaparkan pentingnya internet sebagai media dakwah. Penguasaan media sosial seperti twitter, fesbuk, dan youtube bisa diisi dengan konten-konten dakwah ala pesantren yang mengedepankan ukhuwah insaniyah dan ukhuwah wathoniyah.

Apalagi mengingat saat ini konten-konten dakwah di internet dipenuhi dengan seruan bermotifkan agama namun penuh caci maki dan propaganda kekerasan. “Seandainya sambutan Ketua PCNU tadi direkam dan disebarkan lewat youtube, tentu akan lebih banyak orang yang akan mendengar dan tercerahkan,” kata Anas memberikan contoh.

Kegiatan yang diadakan di Gedung Paramita Kencana ini berlangsung meriah. Ratusan kader Ansor dan Banser dari seluruh Banyuwangi memenuhi lokasi acara. Ketua GP Ansor Banyuwangi H Syukron Makmun menegaskan acara ini selain untuk memperingati Hari Santri, juga bertujuan untuk mengonsolidasi anggotanya dan memberikan input pengetahuan baru.

“Saya berharap para kader Ansor dengan diadakannya kuliah umum ini bisa memperluas wawasan dan pengetahunannya,” kata Syukron. Sebelum kuliah umum, mereka menggelar apel akbar untuk peringatan Hari Santri. (Ayung/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: