Ansor Kajen Pekalongan Selenggarakan Inkubasi Bisnis Outwall

Pekalongan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menggelar Program Inkubasi Bisnis Outwall Tahap Awal. Program ini merupakan hasil kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (BBPPK & PKK) Lembang Bandung dengan LPK Nuansa Mandiri milik PAC GP Ansor Kajen.
 
Menurut Penanggung jawab kegiatan, M. Syaikhul Alim, Inkubasi Bisnis Outwall Tahap Awal adalah suatu model yang digunakan untuk  memberdayakan wirausaha dan calon wirausaha potensial melalui pemanfaatan teknologi tepat guna dan pelatihan singkat. Program ini diharapkan menghasilkan wirausahawan yang tangguh dan mandiri yang mampu memanfaatkan sumber daya yang ada di sekelilingnya sebagai sumber ekonomi baru.

Dengan demikian, imbuhnya, kesempatan kerja kian terbuka bagi masyarakat di daerah tempat pelaksanaan kegiatan Inkubasi Bisnis Outwall Tahap Awal dan sekitarnya. Secara  konseptual  program ini adalah untuk membangun  ekonomi  produktif masyarakat  yang berkelanjutan berbasis potensi sumberdaya alam, sumber daya manusia dan teknologi sederhana yang ada serta peluang pasar.

Program ini akan berlangsung selama kurang lebih 1 bulan yang terbagi dalam bentuk pelatihan atau bimbingan teknis selama 8 hari dilanjutkan pendampingan oleh praktisi wirausaha selama 1 bulan. Selama pelatihan peserta akan dibimbing dengan materi motivasi dan manajemen kewirausahaan serta materi teknis komputer sejumlah 64 jam pertemuan.

Menurut Syaikhul Alim, yang juga ketua PAC GP Ansor Kajen, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan berwirausaha kepada masyarakat, khususnya di bidang teknisi komputer sebagai bekal untuk membuka peluang usaha di masyarakat, sehingga mampu berwirausaha secara mandiri.

“Adapun sasaran dari program ini adalah warga masyarakat khususnya pemuda usia produktif yang masih mengangggur dan belum mempunyai penghasilan tetap, khususnya untuk warga masyarakat di daerah Kajen sehingga diharapkan terbina  16 orang peserta yang mempunyai kemampuan dalam bidang teknis usaha jasa teknisi komputer,” tuturnya, Ahad (29/11).

Sementara itu dalam sambutannya, Marhaeni, Kabid Dinsosnakertrans yang mewakili Kepala Dinsosnakertrans, pada acara pembukaan pelatihan memberikan arahan sekaligus motivasi kepada peserta bahwa kondisi sekarang tingkat pengangguran di Kabupaten Pekalongan masih relatif tinggi dan baru sebagian yang mampu diserap dunia kerja.

Untuk itu, katanya, Dinsosnakertrans menyambut dengan baik inisiatif dari GP Ansor melalui LPK Nuansa Mandiri yang mampu menjalin komunikasi dan kerja sama dengan Kemenaker RI sehingga terselenggara pelatihan ini. Harapannya melalui pelatihan ini dapat membekali 16 peserta dengan keterampilan sebagai bekal membuka usaha. Apalagi selesai pelatihan ini akan ada pendampingan untuk membuka usaha dan akan diberikan Bantuan Sarana Usaha. Ia berharap pelatihan ini diikuti dengan baik dan seksama sehingga mampu menyerap ilmu dan keterampilan yang diberikan dengan optimal. (Red: Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: