Banser Waykanan Peringati Hari Juang Kartika

Waykanan, Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Waykanan Provinsi Lampung menurunkan 25 anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk berpartisipasi dalam upacara peringatan Hari Juang Kartika Tahun 2015 bertema ‘Melalui Hari Juang Kartika, Kita Mantapkan Jati Diri TNI AD dan Kemanunggalan TNI-Rakyat Guna Mewujudkan Indonesia Yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian’.

Ketua PC GP Ansor Waykanan Gatot Arifianto didampingi Kasatkorcab Banser Alex Almukmin, di Blambangan Umpu, Selasa (15/12) mengatakan, Dandim 0427 Letkol Eddy Praytino secara khusus mengundang organisasi pemuda Nahdlatul Ulama (NU) untuk ikut serta dalam upacara yang dihelat di lapangan Pemerintah Kabupaten Waykanan dengan Inspektur Upacara Pj Bupati Albar Hasan Tanjung dan Komandan Upacara Pasi Ops Kodim 0427 Kapten Yana Mulyana.

“Diundang itu berarti keberadaan Ansor diakui dan tentu undangan tersebut harus disambut dengan kehadiran. Kami sampaikan terima kasih untuk kader Ansor dan Banser atas energi dan nyala semangatnya untuk organisasi,” ujar Gatot yang juga alumni Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) II PP GP Ansor itu.

Perlu diketahui, Hari Juang Kartika merupakan peringatan peristiwa bersejarah para pendahulu TNI AD bersama rakyat, melawan musuh yang ingin menjajah kembali bumi pertiwi, di kota Ambarawa pada tanggal 15 Desember 1945 silam.

Perjuangan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang dipimpin Jenderal Sudirman pada pertengahan Desember 1945 membuat tentara sekutu terjepit dan akhirnya mundur dari Ambarawa menuju Semarang.

Walaupun dihadang dengan seluruh kekuatan persenjataan modern serta kemampuan taktik dan strategi sekutu, para pejuang RI tak gentar. Mereka melancarkan serangan dengan gigih seraya melakukan pengepungan ketat di semua penjuru kota Ambarawa yang akhirnya hingga saat ini diperingati sebagai Hari TNI AD.

“Saya ikut Banser dan aktif hingga sekarang karena ikhlas lillahi ta’ala, niatnya beribadah. Saya akan tetap memiliki semangat untuk NU, ikut upacara Hari Juang Kartika (HJK) agar bisa menjadi contoh bagi kader Banser yang muda untuk terus aktif,” ujar M Taufiq, alumni Diklatsar Banser Waykanan angkatan II tahun 2001 kelahiran 1967.

Anggota Banser Waykanan lain, Danang Indra Pangestu mengaku belum banyak berbuat untuk organisasi. “Ini yang membuat saya ikut dalam kegiatan ini,” ujar alumni Diklatsar Banser Waykanan angkatan X kelahiran 1997.

Hadir dalam upacara yang juga diikuti, Satpol PP, Wakil Ketua DPRD Abdul Haris Nasution, Kapolres AKBP Harseno, Kajari Blambangan Umpu Hidayat, dan Sekdakab Bustam Hadori. (Disisi Saidi Fatah/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)