Begini NU Sukoharjo Terapkan AHWA dalam Konfercab

Sukoharjo, Sebagaimana perubahan anggaran dasar dan rumah tangga NU pada Muktamar Ke-33 NU di Jombang, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sukoharjo menerapkan sistem ahlul halli wal aqdi (AHWA) dalam suksesi kepemimpinan untuk periode selanjutnya.

Mekanisme musyawarah mufakat tersebut diberlakukan dalam konferensi cabang (Konfercab) ke-6 yang diselenggarakan di Gedung PC NU Sukoharjo, Ngaglik, Sidorejo, Sukoharjo, Sabtu (15/8).

Dengan menggunakan sistem ahlul halli wal aqdi, maka ke-12 Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) se-Kabupaten Sukoharjo mengusulkan sebanyak 5 kiai yang layak menjadi anggota AHWA.

Pantauan NU Online, dalam tahapan pemilihan  anggota ahlul halli wal aqdi, tercatat ada 14 nama calon. Lima besar di antaranya Kiai Abdullah Faishol (11 suara), KH Ahmad Baidlowi (11 suara), KH Aminudin Ikhsan (7 suara), KH Khoirul Anwar (7 suara), dan KH Azis Maryanto (5 suara), dan perolehan suara lainnya di bawah lima besar.

Dari musyawarah 5 anggota AHWA, maka Kiai Abdullah Faishol terpilih menjadi Rais Syuriyyah PCNU Sukoharjo menggantikan KH Ahmad Baidlowi. Kemudian tim ahlul halli wal’aqdi, merekomendasikan 3 calon nama Ketua Tanfizdiyyah, di antaranya H.M Nagib Sutarno (patahana). Dr. Zaenul Abbas (wakil ketua), dan H Sofwan Faisal Sifyan (wakil ketua).

Hasil pemilihan ketua Tanfidziyah secara langsung oleh masing-masing MWCNU. Hasilnya, H M Nagib Sutarno meraih 12 suara, H Sofwan Faisal Sifyan (1 suara) dan Dr. Zaenul Abas (0 suara).

Ketua Sidang Pleno pemilihan ketua Tanfidziyah, H.M Muzammil, dari PWNU Jawa Tengah, memutuskan Kiai Abdullah Faishol menjadi Rais Syuriyyah dan H.M Nagib Sutarno menjadi Ketua Tanfidziyah PCNU Sukoharjo, masa khidmat tahun 2015–2020.

Untuk melengkapi kepengurusan PCNU, maka ketua terpilih, dan rais syuraiyyah terpilih, bersama 5 perwakilan zona MWCNU Sukoharjo yang terdiri dari Agus Purwanggono, H Sunardi, Kismanto, Joko Tetuko, dan Sofwan Faisal Sifyan, diberi mandat oleh peserta Konfercab untuk melengkapi susunan kepengurusan PCNU Sukoharjo masa khidmah tahun 2015-2020. (Cecep Choirul Sholeh/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)