Buka Bersama Forkapik IPNU-IPPNU Mantab dengan Kehadiran Alumni

Kudus, Jum’at kemarin (10/7) Forum Komunikasi Antar Pimpinan Komisariat (Forkapik) IPNU-IPPNU Kudus mengadakan buka puasa bersama di aula Gedung NU Kudus. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah alumni Forkapik yang masih aktif di IPNU-IPPNU di daerahnya masing-masing.

“Meski sebenarnya tidak ada forum khusus untuk para alumni Forkapik, tapi kami sengaja mengundang mereka agar menyempatkan datang ke acara ini. Di dini kita berbuka puasa bersama dan bisa diskusi, ngobrol bareng,” tutur Inas Arna Ramadhanti, Koordinator Forkapik.

Salah satu alumni, Muhammad Abdullah yang tinggal di kabupaten Demak, rela datang ke Kudus demi acara ini. “Karena sayang mereka, akhirnya saya bela-belain datang ke sini hanya untuk berbuka bareng,” ungkap Abdullah, salah satu mantan Koordinator Forkapik yang hadir.

Sore itu panitia memberikan kesempatan khusus kepada para alumni Forkapik untuk sekadar memaparkan pengalaman mereka selama mengurus Forkapik di masing-masing periode. Abdullah, alumni MA Qudsiyyah yang kini di jurusan Tafsir Hadits UIN Walisongo Semarang memaparkan ihwal kekompakan para anggota di masanya.

“Hanya dua pesan dari saya untuk adik-adik. Pertama, jagalah komunikasi. Meski sekarang koordinatornya putri, tetap masalah komunikasi antar anggota dan pengurus jangan dikesampingkan, asal niatnya benar. Jalinlah komunikasi dengan baik. Kedua, tanamkan rasa kekeluargaan. Artinya, yang lebih muda menghormati kepada yang lebih tua, dan yang lebih tua menyayangi yang lebih muda. Kita berhubungan dengan sesama Forkapik, dengan Pengurus Cabang IPNU-IPPNU, harus bisa menempatkan diri. Maka semua akan berjalan baik,” pesan Abdullah kepada adik-adiknya sesuai dengan pengalamannya.

Usai diskusi dengan alumni, mereka lalu melanjutkannya dengan pengajian yang digelar secara dialogis. Kali ini berisi tausiyah yang disampaikan oleh ustadz Dwi Saifullah. Menurut pengurus IPNU Kudus, kegiatan ini penting untuk semakin memotivasi pelajar NU yang aktif di Forkapik.

“Dengan kegiatan santai semacam ini, mereka dapat semakin mengakrabkan diri dengan yang lain. Apalagi dengan kehadiran para alumni, maka mereka juga bisa berbagi kegelisahan atas masalah yang dihadapi terkait dengan perjalanan Forkapik,” terang Muhammad Nailal Mustaghfirin, Wakil Ketua bidang Pengembangan Santri Pelajar dan Mahasiswa IPNU Kudus. (Istahiyyah/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: