Di Brebes, Pameran Produk UKM Warnai Hari Santri

Brebes, Peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dimeriahkan dengan Pameran Produk Usaha Kecil Menengah (UKM) Gerakan Penanggulangan Pengangguran (GPP). Ekspo menampilkan 30 stan berupa hasil khas industri rumahan di masing-masing Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) dan badan otonom NU se-Kabupaten Brebes.

“Para pelaku usaha lokal tersebut, merupakan binaan dari MWC NU di 17 Kecamatan se-Kabupaten Brebes,” terang ketua panitia, Musaffa. Terlihat penghasil rebana dari MWC Bumiayu, Kramik Banjarharjo, Sanggul Brebes, Rengginang Kersana, Batik Salem dan lain-lain.  

Kegiatan tersebut, dipantau langsung Direkturat Jenderal Penempatan dan Perluasan Tenaga kerja Kementerian Tenaga Kerja RI. Bupati Brebes membuka acara tersebut pukul 08.30. Selain itu, juga pentas musik religi dan hiburan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, puluhan ribu santri mengucapkan ikrar kebangsaan yang dipimpin Wahyu, santri dari Pondok Pesantren Al Falah Jatirokeh Songgom Brebes. Tampak hadir Wakapolres Brebes, Danramil Kota Kapten Arh Dirman Susanto, seumlah anggota DPR,  para Kepala SKPD, dan undangan lainnya.

Saat menyampaikan sambutan Peringatan Hari Santri Nasional di Islamic Center Jalan Yos Sudarso, Brebes, Kamis (22/10), Ketua PCNU Kabupaten Brebes H Athoillah mengatakan, santri merupakan pelaku sejarah dan sekaligus membidani berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Santri telah bergerak tanpa pamrih sejak dulu; sebelum kemerdekaan, menjelang kemerdekaan, pasca kemerdekaan, hingga mengisi kemerdekaan.

Menurut Kang Atho, demikian sapaan akrabnya, NU dengan getol mengusulkan perlu adanya peringatan hari santri tanggal 22 Oktober, agar Santri sebagai pelaku sejarah tak henti meneruskan perjuangan para pendahulu untuk bangsa dan negara maupun agama.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE mengucapkan selamat atas ditetapkannya tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Pemkab Brebes sangat mendukung dan menaruh harapan besar kepada santri untuk bersama-sama membangun daerah. “Mari para santri yang Ibu cintai, bangunlah negeri kita, mari bersama-sama bersinergi membangun Brebes tercinta,” ajaknya.

Dalam kesempatan itu diadakan pula istighotsah, dipimpin KH Farikhin Mashadi dari Jatibarang Brebes, sedangkan doa dipimpin Rais Syuriyah PC NU KH Aminudin Mashudi, Dr Khusnan Zein, dan KH Mas Mansur Tarsudi. (Wasdiun/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: