Dihadiri Ulama Makkah, Ribuan Jamaah Hadiri Haul Akbar di LIPI

Jakarta, Ahad (31/5) sejak pagi pukul 06.30 WIB halaman gedung pusat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Jalan Gatot Subroto Jakarta telah berubah menjadi majelis dzikir. Ribuan jamaah berseragam putih mengikuti Haul Akbar yang diselenggarakan rutin setiap tahun oleh jamaah Al-Khidmah yang berpusat di Surabaya.

Para jamaah merupakan gabungan dari rombongan ziarah walisongo yang berangkat dari Surabaya dan para anggota jamaah Al-Khidmah atau pengikut tarekat Qadiriyah-Naqsabandiyah. Ada Ada 43 bis ziarah dari Surabaya yang mengangkut sekitar 2000 orang.

Panitia menyiapkan 12.500 boks nasi kotak yang yang dikumpulkan dari jamaah Alkhidmah yang berdomisili di Jakarta yang tersebar di kawasan Kembangan Jakarta Barat, Kalender dan Kramat Jati Jakarta Timur, Serta jamaah dari kawasan Jakarta Selatan, Jakarta Utara.

“Panitia dibantu anggota Al Khidmah Kampus STAINU Jakarta, IPB, ITB, dan UIN Jakarta,” kata Aris Adi Leksono, pengurus Al Khidmah di Jakarta.

Majelis Dzikir dan Haul Akbar di Jakarta yang dipusatkan di halaman LIPI ini telah berlangsung 13 tahun lamanya. Haul Akbar kali ini dihadiri oleh Kapolri Badrodin Haiti, Walikota Jakarta Selatan dan dan para pimpinan LIPI. Taushiyah disampaikan langsung oleh Habib umar bin Hamid dari Makkah Al- Mukarromah.

“Sudah enam tahun guru kita KH Asrori Al-Ishaqi telah meninggalkan kita semua. Tapi antusis jamaah tidak surut bahkan terus berkembang pesat,” kata H. Email S. Tarigan Ketua Umum PP Al Khidmah saat memberikan sambutan.

Majelis dzikir di halaman LIPI tidak hanya dihadiri jamaah dari Indonesia, tetapi juga dari Malaysia, Singapura dan Thailand. Seperti biasa majelis dzikir dimulai dengan istghotsah, lalu pembacaan Manaqib Syekh Abdul Qadir Jilani, pembacaan tahlil, dan shalawat ‘alan nabiy.

Habib Umar dalam taushiyahnya mengatakan, bahwa para Malaikat senantiasa ditugaskan oleh Allah SWT untuk menemukan orang-orang yang berdzikir, menganggungkan Sang Pencipta, dan meminta perlindungan. Para Malaikat menyaksikan bahwa Allah mengabulkan permintaan para ahli dzikir.

“Majelis dzikir inilah yang telah mengamankan negeri kita. Rahmat akan diturunkan oleh Allah SWT. Ini adalah jalan yang lurus, yang membawa hidayah,” demikian Habib Umar yang juga keturunan Syekh Abdul Qadir Jilani. (A. Khoirul Anam)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: