Empat Siswi Jadi Korban, F-PKB Usul Bentuk Pansus Tambang di Jombang

Jombang,
Usaha menyelesaikan polemik galian C ilegal di kota santri terus dilakukan Fraksi PKB DPRD Jombang. Mereka akan mengusulkan pembentukan pansus tambang. Pansus ini akan bekerja mencari solusi terbaik atas permasalahan tambang. Terlebih Sabtu (12/12) lalu salah satu lokasi bekas pertambngan merenggut nyawa empat siswi SDN Sukorejo 1, Kecamatan Perak, Jombang.

Ketua F-PKB Mas’ud Zuremi mengatakan, pembentukan pansus itu diarahkan untuk menelusuri proses izin yang selama ini dilakukan oleh pemilik tambang. Masih banyaknya kuari yang tidak direklamasi menjadi pertanda bahwa pengusaha galian seperti tidak pernah memikirkan dampak buruk bagi lingkungan sekitar, termasuk nyawa sekalipun. Bahkan pemilik tambang juga seakan tidak terbebani izin maupun kewajiban yang harus dilakukan.

“Saya akan mengusulkan pembentukan pansus itu karena sampai sekarang persoalan galian C belum ada tindakan signifikan,” kata Mas’ud yang juga ketua Komisi C DPRD Jombang kepada , Selasa (15/12).

Ia menambahkan, tidak adanya niat baik dari pemilik untuk melakukan reklamasi pascapenambangan berakibat pada empat nyawa melayang sia-sia. Itu harus cepat ditindaklanjuti.

“Ini tidak boleh dibiarkan. Pemilik tambang juga harus dipanggil karena membiarkan kuari tanpa direklamasi,” tegasnya.

Sebelumnya ia sudah bersikap tegas dengan mengeluarkan surat rekomendasi perihal pandangan dewan terhadap praktik galian C yang dinilai banyak menabrak aturan. Aparat penegak hukum harus tegas melakukan penertiban terhadap penambangan galian liar.

“Pemilik jelas-jelas melakukan pelanggaran dengan tidak melakukan reklamasi pascapenambangan. Di samping itu aparat penegak hukum juga harus menelusuri pihak pemilik bekas galian C yang belum melakukan direklamasi,” pungkas Mas’ud. (Syamsul/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)