Fatayat NU Depok Ngaji Soal Zakat

Depok, NU Online
Selama bulan Ramadhan, buka bersama (Bukber) menjadi kegiatan andalan berbagai badan otonom di internal Nahdlatul Ulama. Selain sebagai ajang berorganisasi dan merealisasikan program kerja, acara tersebut juga menjadi wahana mempererat tali silaturrahim antarpengurus dan anggota.

Dalam rilis yang diterima NU Online, Pengurus Cabang Fatayat NU Kota Depok menggelar Bukber yang dikemas dalam pengajian Kitab Fathul Qarib. Kegiatan tersebut dihelat di kantor sekretariat Fatayat NU Depok Jalan Jati, Sawangan Baru, Kota Depok, Jumat (26/6) sore.

Pengajian kitab Fathul Qorib yang membahas tentang bab zakat, dipimpin oleh Pengasuh Pesantren As-Sa’adah Rawa Indah, Bojong Pondok Terong, Cipayung, Depok KH Abdul Mujib. “Tema ini saya rasa penting sebab, sesuai konteks pada era kekinian,” ujar Kiai Mujib.

Wakil Rais Syuriah PCNU Depok ini menjelaskan berbagai macam definisi zakat, bentuk zakat, siapa saja yang berhak menerima (mustahiq) zakat, besarnya zakat yg harus dikeluarkan, serta tata cara penyaluran zakat yang benar. Jamaah Fatayat tampak antusias mendengarkan paparan sang kiai.

Menurut Kiai Mujib, di masyarakat sering terjadi salah kaprah tentang definisi amil zakat. Yang terjadi siapapun panitia zakat di masjid, di yayasan, di sekolah juga di mana saja masuk kategori ‘amil. “Padahal, amil sebenarnya pekerja yang memang di-SK-kan resmi oleh pemerintah sebagai badan zakat seperti Baznas, LAZISNU, Dompet Dhuafa,” tandasnya.

Hadir dalam acara, perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat yang tersebar di beberapa kecamatan di Depok. Antara lain, PAC Bojongsari, Pancoran Mas, Cipayung Jaya, Sawangan, Cinere, dan Sukmajaya. Para Pengurus Ranting Kelurahan Sawangan Baru dan warga setempat turut serta dalam pengajian yang diasuh Kiai Mujib.

Menurut ketua panitia Bukber Ade Rina Farida, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan Fatayat Depok. “Tetap dilaksanakannya acara ini bertujuan agar silaturrahim antarpengurus dan anggota semakin terjalin erat,” kata Rina.

Rina menambahkan, usai pengajian dan pembacaan doa, pengurus cabang memberikan buah tangan berupa sembako kepada seluruh yang hadir. “Acara tersebut diakhiri dengan pemberian souvenir dari pengurus berupa sembako untuk para anggota,” ujar Sekretaris PC Fatayat NU Depok ini.

Sementara itu, Ketua Fatayat NU Depok Hj Yuminah Rahmatullah mengatakan, agenda tahunan ini patut dilestarikan. Ia menilai, kegiatan ini sangat positif. Ia  berharap acara Bukber dapat berlanjut tiap tahun. “Ke depan, acara semacam ini patut terus dipupuk. Sebab, ini momen silaturrahim sekaligus konsolidasi pengurus dalam merealisasikan program kerja kita,” pungkas Yumi. (Musthofa Asrori/Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: