Formatur Akan Tentukan Kepengurusan Periode 2015-2020

Jombang, NU Online
Setelah terpilih rais aam dan ketua umum PBNU periode 2015-2020, tahap selanjutnya adalah pembentukan formatur untuk menyusun kepengurusan lengkap NU ke depan yang terdiri dari jajaran syuriyah, tanfidziyah, mustasyar, a’wan dan para ketua lembaga dan lajnah.

Sebagaimana tradisi yang berjalan di NU, formatur terdiri dari rais aam, ketua umum dan perwakilan zona wilayah di Indonesia. Mereka terdiri dari Rais Aam KH Ma’ruf Amin, Ketum PBNU KH Said Aqil Siraj, serta perwakilan dari 5 zona wilayah Indonesia yaitu Jawa Timur, Jambi, Papua, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan Timur. Khusus untuk Papua, mereka mempercayakan tugas sebagai formatur tersebut kepada Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid.

Mereka akan bersidang selama beberapa kali dan mempertimbangkan berbagai masukan komposisi struktur kepengurusan NU di masa yang akan datang.

KH Maruf Amin berjanji untuk membentuk pengurus yang mencerminkan keinginan muktamirin.

“Kita berusaha agar tidak ada lembaga dan unit dari pusat ke daerah yang tidak jalan dan tidak bergerak, oleh karenanya kita akan konsolidasikan agar semua hasil kerja komisi-komisi bisa dijalankan,” ujarnya.

Sebelumnya KH Musthofa Bisri menyatakan tidak bersedia menduduki jabatan sebagai rais aam sehingga posisi tersebut dipegang oleh KH Makruf Amin sedangkan dalam pemilihan ketua umum PBNU H As’ad Said Ali yang lolos dalam penjaringan juga mengundurkan diri dalam tahap pencalonan sehingga KH Said Aqil Siroj terpilih secara aklamasi. (Mukafi Niam)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)