GP Ansor Gebog Kudus Hidupkan Kevakuman Pengurus Ranting

Kudus, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gebog Kudus Jateng terus bergerak cepat menghidupkan beberapa ranting yang selama ini masih vakum. Pada selasa malam (3/11), mereka membentuk Pimpinan Ranting GP Ansor desa Padurenan Kecamatan Gebog.

Menurut ketua PAC GP Ansor Gebog Dasa Susilo, upaya membangkitkan ranting ini merupakan bagian dari program konsolidasi organisasi dalam rangka mensyiarkan Ansor di tengah-tengah masyarakat. Pihaknya mendorong semua ranting di kecamatan Gebog bisa aktif kembali pada masa periode kepemimpinannnya.

“Dari 11 desa tinggal 2 ranting Ansor yang belum melakukan re-organisasi. Kita targetkan dalam waktu dekat sudah rampung terbentuk kepengurusan baru,” ujarnya usai membuka acara rapat anggota PR Ansor Padurenan di Pondok Paris desa setempat.

Ia mengatakan, Ansor akan selalu berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat. Karenanya, Ansor harus menunjukkan eksistensinya melalui kepengurusan yang solid maupun program kerja. “Saya mendorong ranting merencanakan program kerja yang kreatif sesuai potensi masing-masing ranting,” tuturnya.

Dasa mengharapkan, ketua ranting Ansor muncul dari kader NU dengan kriteria minimal berusia 35 tahun dan sudah memiliki sertifikat Pendidikan Kepemimpinan Dasar (PKD) atau Diklatsar.

“Ini juga bagian dari upaya menyiapkan kaderisasi di tingkatan selanjutnya. Kalau masih muda akan mampu bergerak cepat dalam mengembangkan organisasi,” tandasnya.

Sementara hasil rapat anggota tersebut, secara aklamasi telah memilih Isbah Khalili sebagai ketua PR Ansor Desa Padurenan Gebog Kudus. Pada malam itu, ketua terpilih langsung menyusun kepengurusan harian lengkap periode 2015-2017. (Qomarul Adib/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: