Gus Thoriq: Penginapan dan Lokasi Sidang Muktamar 33 NU Telah Siap

Para peserta Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama tidak perlu khawatir terhadap keberadaan lokasi penginapan. Empat pesantren di Jombang yang dijadikan sebagai lokasi sidang komisi juga sekaligus menyiapkan penginapan yang layak.

Hal ini disampaikan Sekretaris Panitia Daerah (Panda) Muktamar, H Thoriqul Haq saat dihubungi NU Online, Rabu (18/2) petang. Gus Thoriq, sapaan akrabnya menandaskan seluruh peserta resmi utusan dari PWNU, PCNU se-Indonesia hingga PCINU sejumlah negara akan mendapatkan fasilitas dan perlakukan yang sama selama kegiatan Muktamar berlangsung.

“Untuk pembukaan muktamar dan sidang pleno hingga penutupan akan dilangsungkan di Alon-alon Jombang,” tandas mantan Presiden BEM UIN Sunan Ampel Surabaya ini. Sedangkan sidang komisi akan dilangsungkan di 4 pesantren besar yakni Pondok Pesantren Darul ‘Ulum (Peterongan), Pesantren Tebuireng (Diwek), Mamba’ul Ma’arif (Denanyar), serta Bahrul ‘Ulum (Tambakberas).

Ia menandaskan bahwa pengecekan secara seksama telah dilakukan sebanyak dua kali dan akhirnya Panda memastikan sejumlah asrama dan sekolah yang akan digunakan untruk kepentingan siding-sidang selama muktamar berlangsung.

“Kunjungan itu kian memastikan mana saja lokasi yang akan dijadikan sebagai penginapan peserta dan tempat diselenggarakannya sidang komisi,” tandas Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur ini.

Ada sejumlah perubahan yang terjadi dari kunjungan tersebut. Di antaranya dijadikan Gedung Olah Raga (GOR) Jombang sebagai tempat registrasi peserta muktamar. “Karena GOR tempatnya luas baik dari sisi parkir kendaraan maupun daya tampung awal saat peserta mendaftar sekaligus menerima sejumlah penjelasan dan fasilitas muktamar,” terangnya.

Sedangkan untuk sidang komisi di Pondok Pesantren Darul ‘Ulum akan dilangsungkan di Islamic Center, dan penginapan peserta di SMPN 3 Rejoso. Sidang komisi di Pesantren Tebuireng akan menempati ruangan lantai tiga gedung KH Yusuf Hasyim, dan penginapan peserta menggunakan asrama yang ada pesantren tersebut.

Pesantren Mamba’ul Ma’arif menempatkan peserta sidang di ruangan MAN Denanyar serta halaman sekolah tersebut akan dijadikan lokasi sidang komisi. MAN Tambakberas atau MTsN Tambakberas masih akan diteliti lebih detail untuk menampung peserta muktamar dan mengikuti sidang komisi.

Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: