Habib Syech: Tahun Baru, Momen Peningkatan

Solo,
Pergantian tahun baru Hijriyah, diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan iman dan taqwa. Segenap kebaikan di tahun lalu, mesti diniatkan untuk menjadi lebih baik di tahun berikutnya.

“Momen tahun baru, ayo ada peningkatan. Dari yang jelek menjadi baik. Semisal kita ubah kebiasaan membuang sampah sembarangan, ini juga berat,” kata Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf pada pengajian Akbar Dzikir dan Sholawat untuk memperingati Tahun Baru Hijriyah 1437 H di depan Balaikota Solo, Sabtu (31/10) malam.

Habib Syech juga menerangkan anjuran untuk selalu berbuat baik dan tidak mengambil hak orang lain. Karena itu, diharapkan selalu menyelesaikam kewajiban kepada sesama manusia, terutama dalam hal utang.

“Bahkan meski kepada orang non muslim pun kewajiban itu harus tetap harus dikembalikan,” tutur pengasuh Majelis Ahbabul Musthofa itu.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara pengajian ini. “Solo kota sholawat. Semoga dapat menjadikan umat Islam bersatu, rukun,” ujarnya.

Sementara itu, Budi mewakili pihak Pemerintah Kota Solo ikut mendukung penuh kegiatan Solo Bersholawat. Bahkan agenda serupa sudah dijadwalkan kembali pada tahun depan, tepatnya pada 22 Oktober 2016.

“Kita butuh forum-forum pengajian seperti ini untuk meningkatkan religi masyarakat. Pemkot Solo sudah menetapkan tahun depan akan ada kegiatan serupa pada 22 Oktober yang bertepatan dengan Hari Santri,” ujar Budi.

Pantauan , acara pengajian tahunan ini dihadiri oleh puluhan ribu jamaah, yang datang dari berbagai daerah. Jamaah memenuhi jalanan koridor Sudirman, mulai depan Balaikota hingga ke perempatan BI. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: