Habib Umar Muthohar Ingatkan Amalan Hari Jum’at

Semarang, Saat mengisi pengajian di lapangan fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri Walisongo, Habib Umar Muthohar mengingatkan para mahasiswa untuk tetap bershalawat dan membaca surat al-Kahfi seiring memasuki hari Jum’at.

Hal itu ia sampaikan di hadapan mahasiswa yang tergabung dalam Santri Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSS MORA) dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Falak, Kamis (10/12) malam.

Menurut Habib Umar, pendapat ulama salaf menyatakan bahwa hikmah mengistiqamahkan shalawat dan membaca surat al-Kahfi adalah mendapatkan cahaya hingga Jumat yang akan datang, begitu seterusnya. Siapapun yang ingin bercahaya selamanya maka peganglah wirid ini.

Ia juga mengajak hadirin untuk tidak meremehkan wiridan bakda shalat fadlu (maktubah). Ia yakin, pengamalan susunan doa dan dzikir yang rumuskan salafus shalih (ulama salaf) ini bisa membawa berkah bagi pengamalnya.

Habib Umar juga menyinggung soal kehidupan Nabi Muhammad shallahu ‘alaihi wasallam yang diliputi dengan doa. Mulai bangun tidur, mau makan, keluar rumah, naik kendaraan, masuk masjid, hingga masuk rumah dan akan tidur kembali. Menurutnya, ini menjadi contoh kepada kita untuk meneladani akhlak Nabi. “Arep opo-opo doa, arep opo-opo dzikir (tiap melakukan sesuatu berdoa dan berdzikir),” tambah Habib Umar.

Habib Umar juga berpesan kepada seluruh hadirin khususnya mahasiswa untuk terus belajar. Ilmu Falak, katanya, penting untuk dikuasai agar bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat soal perhitungan dan peristiwa astronomis. Para sarjananya pun harus memiliki tujuan yang jelas agar ketika lulus tidak kebingungan dengan keilmuan yang dimiliki. Terakhir, keberkahan yang kita cari bisa dengan cara kita dekat dengan al-Khaliq (dzat pencipta) bukan kepada yang lainnya.

“Caranya dengan dekat dengan Allah dengan berdzikir dan berdoa”, pungkas Habib Umar.

Malam itu merupakan puncak acara dalam rangkaian Falak Ekspo yang digelar semenjak 11 November kemarin. Pengajian yang digelar untuk menyambut maulid Nabi ini juga bertepatan dengan ulang tahun CSS MORA yang kedelapan. (M. Zulfa/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)