Hadapi MEA, PMII Ashram Bangsa Cetak Pemimpin Perempuan

Sleman, Komunitas Perempuan Syariah dan Hukum (Kapash) Rayon Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Ashram Bangsa Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali mengadakan Pelatihan Kepemimpinan Perempuan.

Pelatihan tersebut mengangkat tema “Meningkatkan Peran Kepemimpinan Perempuan dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)”. Bekerja sama dengan Lingkar Nusantara dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), acara tersebut diikuti oleh puluhan kader perempuan Kapash dan beberapa delegasi dari sejumlah Rayon PMII di UIN Sunan Kalijaga. Acara berlangsung selama dua hari dan bertempat di Wisma Kaliurang KM. 23, Sleman, DI Yogyakarta.

“Memang sudah banyak perempuan yang menjadi pemimpin. Tapi menurut kami, perempuan yang menjadi pemimpin kurang banyak dibanding laki-laki. Seperti halnya dalam anggota DPR, perempuan hanya dikasih kursi 30 persen, tetapi itu tidak digunakan dengan maksimal. Tetap saja hanya laki-laki yang banyak,”  terang Ketua Komunitas Perempuan Syariah dan Hukum, Hanim Yusnia dalam sambutannya, Sabtu (19/12).

Ke depan, kata Hanim, perempuan Kapash setidaknya berani berbicara di forum-forum. Ini sebagai langkah awal untuk selanjutnya perempuan benar-benar siap menjadi pemimpin. Jadi, lanjutnya, tidak laki-laki saja yang aktif di forum, perempuan juga.

Lebih jauh, Wiwin memaparkan bahwa peran perempuan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sangat menenentukan dalam hal kemandirian ekonomi.

“Di dalam konsep Masyarakat Ekonomi ASEAN, ada konsep pemberdayaan ekonomi perempuan untuk meningkatkan lima perempuan di bidang ekonomi, karena dengan begitu maka tingkat kemiskinan akan berkurang, kemudian kemandirian perempuan akan tercipta,” papar Wiwin yang pernah menjabat Ketua Rayon PMII Ashram Bangsa masa khidmah 1996-1997.

Oleh karenanya, jelas Wiwin, perempuan harus mempersiapkan dan mengasah segala potensi yang dimiliki. Sehingga keterlibatan perempuan di MEA mampu membawa perubahan ekonomi bangsa yang lebih baik.

Selain Wiwin, hadir juga sebagai pemateri Abdur Rohim dan Gina Lestari dari Rifka Anisa Yogyakrta, dan Listya Endang Artiani, Asisten Ahli Bidang Ekonomi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Acara yang juga melibatkan kader laki-laki Rayon PMII Ashram Bangsa dalam kepesertaannya itu ditutup dengan game-game menarik untuk menambah keakraban satu sama lain. (Acep Muhammad Maulana/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)