Hadapi Tantangan Zaman, GP Ansor Harus Kreatif

Way Kanan,
Ketua PCNU Way Kanan KH Nur Huda mengajak pemuda Ansor untuk mengambil cara kreatif dalam mengatasi tuntutan zaman. Di tengah kemunculan kelompok-kelompok yang menyerang NU, GP Ansor justru diharapkan menunjukkan pendekatan akhlak.

“Hal itu harus membuat pemuda NU untuk bisa kreatif, menghadapi tantangan zaman dengan kreativitas sehingga bisa melawan pihak-pihak yang ingin menghancurkan NU, menghancurkan Indonesia dengan cara-cara yang jauh dari anarkis karena kita adalah Islam Nusantara, Islam yang rahmatan lil alamin,” kata Kiai Nur Huda di Blambangan Umpu, Rabu (31/12).

PCNU Way Kanan mendukung gerakan maju GP Ansor. “Saya mengapreasi kegiatan pemuda Ansor Way Kanan di bidang ekonomi seperti penjualan madu dan membuat kopi jamu. Itu suatu upaya tepat mengingat Ansor adalah badan otonom NU yang tidak bergaji,” ujar alumni Pesantren Tebu Ireng, Jombang.

Di bidang pendidikan, GP Ansor Way Kanan yang dipimpin alumni Civic Education for Future Indonesian Leaders (CEFIL) Gatot Arifianto gelar Ratu Ulangan juga telah berbuat riil mampu mendorong lima pelajar masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dan mendapatkan beasiswa.

“Ini sangat kita banggakan karena dengan begitu Ansor telah menelurkan kader-kader NU yang pendidikannya semakin baik,” kata dia lagi.

Di bidang pengaderan, GP Ansor Way Kanan juga senantiasa melakukannya melalui PKD Ansor dan Diklatsar Banser.

“Termasuk dalam kegiatan sosial dan jaringan, GP Ansor Way Kanan juga luar biasa. Kemarin bekerja sama dengan Yayasan Shuffah Blambangan Umpu dan bisa berbagi dua ekor sapi bagi warga NU di Kecamatan Kasui dan Pakuan Ratu. Kreativitas semacam ini diperlukan pemuda NU untuk menghadapi tantangan zaman,” demikian KH Nur Huda. (Syuhud Tsaqafi/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)