Hari Pahlawan, PMII Wahid Hasyim Gelar Sarasehan Kebangsaan

Yogyakarta,
Pengurus harian PMII Wahid Hasyim mengadakan sarasehan bertajuk Hubbul Wathon minal Iman di aula Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya, Universitas Islam Indonesia, Selasa (10/11) malam. Penampilan perdana grup hadrah Samarasanta PMII Wahid Hasyim mengawali refleksi kepahlawanan malam itu.

Acara ini dibuka langsung oleh Ketua PMII Wahid Hasyim UII Samsul Ariski. Menurut koordinator  Badan Semi Otonom Cadas Fajrul Falah, tujuan acara sarasehan ini adalah memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November. Kita juga ingin menunjukkan eksistensi PMII di UII.

Afiyatun Hafidz yang mengisi acara pada malam itu menegaskan dua hal untuk menjaga keutuhan atau membangun kembali Indonesia.

Pertama, keteguhan iman atau keyakinan, meyakini terlebih dahulu bahwa pancasila adalah ideologi yang pas untuk negara. Kedua, ketepatan penelaahan. Menurutnya,  menjadi pahlawan tidak hanya sebatas ketika mereka bergencat senjata ataupun mengangkat senjata tapi ketika menghadapi zaman sekarang yang lebih modern bagaimana menemukan kriteria seorang pahlawan.

“Jangan mengira bahwa pahlawan hanya mereka yang bergerilya, namun juga dapat dikatakan pahlawan apabila sudah melakukan tindakan yang benar dan baik terutama menjadi pahlawan untuk diri sendiri.”

Afiyatun menyoroti mereka yang ikut memperkeruh perdamaian di tengah masyarakat. (Umi Sholehah/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: