Harlah Ke-1 KMNU UII Gelar Tasyakuran

Jakarta,
Keluarga Mahasiswa Nahdlatul ‘Ulama Universitas Islam Indonesia (KMNU UII) mengadakan khataman Al-Quran 30 juz di pesantren Daarul Yatama Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta. Mereka memperingati tasyakuran tahun pertama KMNU di UII.

Tasyakuran diisi dengan silaturahmi antara aktivis KMNU UII, UGM, UNY, dan anak yatim dan santri Daarul Yatama, Ahad (8/11) kemarin.

Tampak hadir Fatchur Rahman, Ahmad Nur Shobah dari MPO KMNU Pusat, dan Koordinator BPH Regional 2 KMNU Muhammad Dliyaudin.

Peringatan ini diawali dengan ziarah makam KH Mufid Mas’ud selaku pendiri pesantren Sunan Pandanaran.

Ketua KMNU UII Mazdan Maftukha menyampaikan bahwa lahirnya KMNU merupakan sebuah komunitas yang mengatasnamakan “keluarga”, bukan karena embel-embel Islamnya tapi karena ada “ulama” di situ. KMNU tidak hanya yang berlatar belakang NU, melainkan yang berlatar depan NU juga. Memandang jauh ke depan dengan nama NU, sebuah tantangan bagi mahasiswa untuk berkancah di dunia yang lebih luas.

Nur Shobah berpesan bahwa tujuan KMNU itu bukan untuk menguasai kampus, tetapi untuk menjalankan tradisi Aswaja.

“Kita membawa nama NU, jadi harus siap tanggung jawab dunia akhirat,” kata Shobah.

Tasyakuran diakhiri dengan makan bersama dan jabat tangan oleh hadirin. (Red Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: